Bilangan oksidasi N yang paling rendah terdapat pada senyawa
a. HNO3
b. HNO2
c. N2O
d. NO
e. NO2
Jawaban
HNO3 terionisasi menjadi H+ dan NO3- , sehingga
-1 = N + 3 x -2
-1 = N + (-6)
N = -1 + 6
N = 5
HNO2 terionisasi menjadi H+ dan NO2- , sehingga
-1 = N + 2 x -2
-1 = N + (-4)
N = -1 + 4
N = 3
N2O
0 = 2 x N + -2
2N = 2
N = 1
NO
0 = N + -2
N = 2
NO2
0 = N + 2 x -2
N = 4
Jadi bilangan oksidasi N terendah adalah pada senyawa N2O (dinitrogen monoksida) yaitu 1 (C)
Unsur X dengan nomor atom 13 akan membentuk senyawa klorida dengan rumus
a. XCl
b. XCl2
c. XCl3
d. X2Cl
e.X3Cl
Jawab.
Konfigurasi elektron atom X adalah
1s2 2s2 2p6 3s2 3p1
maka untuk membentuk senyawa, atom tersebut akan mengeluarkan semua elektron valensiya membentuk ion X3+ dengan konfigurasi elektron
1s2 2s2 2p6
sehingga rumus senyawanya adalah XCl3.
Suatu oksida logam bervalensi dua mengandung 80% unsur logam tersebut. Jika Ar O = 16 maka massa atom relatif logam itu adalah
a. 80
b. 64
c. 56
d. 40
e.32
Jawaban:
Karena valensi dari logam tersebut adalah dua maka rumus senyawa oksida tersebut adalah XO, misalkan kita punya 100 gram XO maka masing2 atom penyusunnya memiliki massa,
X = 80% x 100 = 80 gr
O = 20% x 100 = 20 gr
perbandingan mol atom penyusun dalam XO adalah 1 : 1 maka
80/Ar : 20/16
80/Ar : 1.25
Ar = 80/1.25
Ar = 64
Jawaban B
Jika unsur X memiliki nomor atom 26, maka jumlah elektron yang tidak berpasangan pada ion X2+ adalah
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
Jawab.
konfigurasi eletron atom X pada keadaan dasarnya adalah
1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d6
untu menjadi ion X2+ maka atom X melepaskan 2 elektron, dimana yang akan diepaskan adalah elektron dari kulit terluarnya yaitu 4s2 sehingga konfigurasi elektron untuk ion X2+ adalah
1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d6
dimana susunan elektron di orbital d adalah | II | I | I | I | I |
jadi jumlah elektron yang tidak berpasangan adalah 4 elektron
Jawaban: D