Your are here: Home // Archives for August, 2009

Perkembangan Teori Atom Bagian II: Model Atom Bohr

Perkembangan Teori Atom Bagian II: Model Atom Bohr
Dari postingan saya tentang “perkembangan teori atom bagian I” telah dibahas teori atom dari Dalton, Thomson, dan Rutherford. Model atom Rutherford meyatakan bahwa electron bermuatan negative mengelilingi inti atom pejal yang bermuatan positif. Menurut hokum mekanika klasik bentuk atom yang demikian itu memiliki kelemahan yaitu pada saat electron mengelilingi inti, electron ini akan terus menerus... 

Menentukan Titik Didih Larutan 4,5% NaOH

Tentukan kenaikan titik didih 800 ml larutan yang mengandung 4,5% massa NaOH!(diketahui ? = 1,08 kg/,Kb air=0,52°c/m,Mr NaOH=40). Jawab: Massa larutan NaOH = ? x v = 1,08 x 0,8 = 0,864 Kg = 864 g Massa NaOH = % x massa larutan = 4.5% x 864 = 38,88 g Massa air = 864 – 38,88 = 825,12 g Molalitas NaOH = g/Mr x 1000/P = 38,88/40 x 1000/825,12 = 1,178 m Kenaikan titik didih larutan = m.Kb. I = 1,178... 

Perkembangan Teori Atom Bagian I

Perkembangan Teori Atom Bagian I
Mempelajari tentang teori atom sangatlah penting sebab atom merupakan penyusun materi yang ada di alam semesta. Dengan memahami atom kita dapat mempelajari bagaimana satu atom dengan yang lain berinteraksi, mengetahui sifat-sifat atom, dan sebagainya sehigga kita dapat memanfaatkan aam semesta untuk kepentingan umat manusia. Nama “atom” berasal dari bahasa Yunani yaitu “atomos” diperkenalkan... 

Kimia Aspartam: Gula Dengan Kalori “0”

Kimia Aspartam: Gula Dengan Kalori “0”
Aspartam merupakan pemanis buatan dari golongan gula non-sakarida yang banyak dipakai untuk produk-produk diet atau produk rendah kalori. Aspartam lebih manis sekitar 180-200 kali daripada gula biasa dengan konsentrasi yang sama. Artinya dengan menggunakan pemanis ini maka kita hanya memerlukan 1/200 kali lebih sedikit aspartam dibanding dengan menggunakan gula biasa. Aspartam tak lain adalah metil... 

Menggunakan Tekanan Osmotik Untuk Menentukan Mr Protein

Suatu alat pengukur tekanan osmotic dipergunakan untuk menentukan massa molar suatu protein. 0,150 gram protein dilarutkan dalam 100 mL air pada suhu 3000K dan peralatan tersebut menunjukkan kenaikan 5 cm pada kolom air. Sebagai perbandingan diperlukan kenaikan 10 m air pada kolom air untuk tekanan sebanding dengan 1 atm. Hitung Mr protein tersebut. Jawab: Jika kenaikan 10 m pada kolom air setara dengan... 

Mana Yang Memiliki Titik Didih Larutan Yang Paling Tinggi?

Manakah larutan berikut ini yang memiliki titik didih larutan paling besar? 3 g Ca(NO3)2 dalam 60 g air atau 6 g Ca(NO3)2 dalam 30 g air? Jawab: Untuk menjawab pertanyaan diatas maka kita harus membandingkan dan menghitung kenaikan titik didik larutan masing-masing. Mol Ca(NO3)2 = 3 / 164 g/mol = 0,018 Molalitas Ca(NO3)2 = 0,018 mol / 0,060 Kg = 0.3 m Ca(NO3)2 terdisosiasi dalam air sebagai berikut: Ca(NO3)2... 

Menghitung Tekanan Uap Larutan dan Fraksi Mol Jika Diketahui Hanya Tekanan Uap Penyusun Larutan

Tekanan uap etanol pada 40 derajat celcius adalah 35 mmHg, dan tekanan uap air pada temperature yang sama adalah 55 mmHg. Suatu minuman anggur pada temperature tersebut memiliki fraksi mol etanol 0,10 dan fraksi mol air 0,90. Hitunglah tekanan uap etanol dan air dari anggur tersebut dan berapa fraksi mol masing-masing dalam komponen uapnya? Jawab: Menurut hokum Raoult tekanan uap larutan adalah penambahan... 

Mencari Massa AlCl3 Dengan Hukum Raoult

Berapa gram AlCl3 yang harus dilarutkan dalam 150 mL air untuk memperoleh larutan yang memiliki tekanan uap larutan sebesar 38,7 torr pada 35 °C? Asumsika bahwa seluruh AlCl3 terdisosiasi sempurna dan bersifat ideal. Pada suhu yang sama tekanan uap pelarut adalah 42,2 torr. Jawab: Menurut hokum Raoult bahwa: P(H2O) = P°(H2O).X(H2O) Dengan memasukkan variable yang telah diketahui diperoleh: 38.7 torr... 
Copyright © 2009 BelajarKimia.com. All rights reserved.
Designed by Theme Junkie. Powered by WordPress.