
Hukum Hess menyatakan bahwa, “entalpi suatu reaksi tidak dipengaruhi oleh jalannya reaksi akan tetapi hanya tergantung pada keadaan awal dan keadaan akhir. Jadi untuk menentukan entalpi suatu reaksi kita bisa memperolehnya dengan mengambil semua jalan yang tersedia” Artinya untuk menentukan entalpi suatu reaksi tunggal maka kita bisa mengkombinasi beberapa reaksi sebagai “jalan” ...
Sebuah calorimeter diisi denga 50 mL AgNO3 0,100 M da 50 mL HCl 0,10 M. Suhu awal kedua larutan adalah 22,6 oC, dan suhu setelah pencampuran adalah 23,4 oC. Hitunglah kalor yang menyertai pembentukan AgCl dalam kJ/mol? (anggap massa larutan 100 g dan kalor jenis 4,18 J/C.g) Jawab...
Sebuah calorimeter diisi dengan campuran 100 mL NaOH 1 M dan 100 mL HCl 1 M. Suhu awal campuran adalah 24,6 oC dan setelah reaksi berlangsung temperaturenya menjadi 31,3 oC. Dengan mengasumsikan bahwa densitas larutan adalah 1 g/mL dan kalor jenis larutan adalah 4,18 J/C.g maka hitunglah kalor penetralan tersebut. ...
Sebuah calorimeter “Coffee Cup” berisi 125 g air pada temperature 24,2 oC. Kemudian padatan kalium bromide 10,5 g yang juga pada suhu tersebut dimasukkan dalam calorimeter itu. Setelah semua KBr terlarut maka suhu yang terukur adalah 21,1 oC. Hitunglah perubahan entalpi pada proses pelarutan KBr tersebut dalam J/g dan kJ/mol. ...
Apakah kamu mengalami kesulitan dalam belajar bab Termokimia? Kalau jawaban kamu “Ya” maka saya rasa kamu wajib untuk membaca kelanjutan artikel ini. Gimana dengan kamu yang sudah lancer mengerjakan soal-soal Termokimia? Saya rasa teruskan saja membaca artikel ini, barangkali saja bisa menambah referensi kamu, tul kan he he he ...
Soal-soal Belajar Kimia SMU Kelas XI-Termokimia Apabila diketahui reaksi: Fe2O3 + 3 CO -> 2Fe + 3 CO2 ^Ho = -23 KJ 3 Fe2O3 + CO -> 2 Fe3O4 + CO2 ^Ho = -39 KJ Fe3O4 + CO -> 3FeO + CO2 ^Ho = 18 KJ Hitunglah ^Ho untuk reaksi:...