<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BelajarKimia.com</title>
	<atom:link href="http://belajarkimia.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://belajarkimia.com</link>
	<description>situs rujukan belakar kimia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Dec 2011 06:51:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>ebook Pembahasan Stoikiometri Lengkap</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2011/12/ebook-pembahasan-stoikiometri-lengkap/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2011/12/ebook-pembahasan-stoikiometri-lengkap/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 06:40:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=800</guid>
		<description><![CDATA[Cari ebook pembahasan stoikiometri lengkap? gak usah bingung-bingung Anda bisa download ebook karangan saya. Cukup masukan email, nomo hp, dan nama saja dan ebook akan dikirim ke email Anda. Note: gunakan email serta nomor HP yang aktif ya..Gunakan password &#8216;kimia&#8217; untuk membuka ebooknya. &#160;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cari ebook pembahasan stoikiometri lengkap? gak usah bingung-bingung Anda bisa download ebook karangan saya. Cukup masukan email, nomo hp, dan nama saja dan ebook akan dikirim ke email Anda.</p>
<p>Note: gunakan email serta nomor HP yang aktif ya..Gunakan password &#8216;kimia&#8217; untuk membuka ebooknya.</p>
<p><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/12/coverstoi.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-801" title="coverstoi" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/12/coverstoi.jpg" alt="" width="271" height="290" /></a></p>
<br/>[contact-form-7]<div id="wpm_download_2"  style="display:none;">  </div> 
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2011/12/ebook-pembahasan-stoikiometri-lengkap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Struktur Lewis dan Molekul SF4 -Sulfur (IV) Flourida</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2011/07/struktur-lewis-dan-molekul-sf4-sulfur-iv-flourida/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2011/07/struktur-lewis-dan-molekul-sf4-sulfur-iv-flourida/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jul 2011 14:03:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Struktur Atom & Sistem Periodik]]></category>
		<category><![CDATA[bentuk molekul SF6]]></category>
		<category><![CDATA[geometri SF4]]></category>
		<category><![CDATA[struktur lewais SF4]]></category>
		<category><![CDATA[Struktur Lewis dan Molekul SF4 -Sulfur (IV) Flourida]]></category>
		<category><![CDATA[struktur lewis SF6]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=792</guid>
		<description><![CDATA[Struktur Lewis maupun molekul SF4 sulfur(IV) flourida atau belerang tetraflourida sangat mudah ditentukan. Caranya gampang kok, yuk checkit dot. Belerang (S) berada di golongan VI A bersama dengan oksigen oleh sebab itu dia memiliki 6 elektron valensi, sedangkan flourin (F) berada di golongan VIIA dengan demikian memiliki elektron valensi 7. Perhatikan gambar dibawah ini untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Struktur Lewis maupun molekul SF4 sulfur(IV) flourida atau belerang tetraflourida sangat mudah ditentukan. Caranya gampang kok, yuk checkit dot.</p>
<p>Belerang (S) berada di golongan VI A bersama dengan oksigen oleh sebab itu dia memiliki 6 elektron valensi, sedangkan flourin (F) berada di golongan VIIA dengan demikian memiliki elektron valensi 7. Perhatikan gambar dibawah ini untuk melihat struktur Lewis masing-masing unsur.</p>
<p><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/struktur-lewis-belerang-S.jpg"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-793" title="struktur lewis belerang (S)" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/struktur-lewis-belerang-S-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/struktur-lewis-F.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-794" title="struktur lewis F" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/struktur-lewis-F.jpg" alt="" width="108" height="79" /></a></p>
<p>Atom F punya satu elektron yang tidak berpasangan, dan elektron inilah yang akan dipakai untuk berikatan secara kovalen dengan 1 elektron dari S, disebabkan SF4 membutuhkan 4 atom F maka elektron S yang tersisa adalah 2 dan ini menjadi pasangan elektron bebas. Perhatikan gambar dibawah:</p>
<div id="attachment_796" class="wp-caption aligncenter" style="width: 327px"><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/struktur-lewis-sf41.jpg"><img class="size-full wp-image-796" title="struktur lewis sf4" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/struktur-lewis-sf41.jpg" alt="" width="317" height="269" /></a><p class="wp-caption-text">struktur lewis sf4</p></div>
<p>Dari gambar diatas diketahui bahwa ada 5 pasangan elektron, maka bentuk dasar geometrinya adalah trigonal piramid namun disebabkan yang berpasangan adalah 4 dan 1 pasangan elektron bebas maka bentuk geometri dari SF4 adalah &#8216;seewsaw&#8217; atau nama lainnya bipiramid segita (bayangkan seperti mainan jungkat jungkit anak-anak TK). Perhatikan gambar dibawah untuk lebih memahami.</p>
<p><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/bentuk-geometri-SF4.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-797" title="bentuk geometri SF4" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/bentuk-geometri-SF4.png" alt="" width="130" height="73" /></a></p>
<p>SF4 dimana bilangan oksidasi S adalah +4 sedangkan F masing-masing -1. SF4 dibuat dari mereaksikan antara SCl2 dengan Cl2 dan NaF dengan reaksi sebagai berikut:</p>
<p>SCl2 + Cl2 + 4 NaF -&gt; SF4 + 4 NaCl</p>
<p>SF4 dipergunakan dalam sintesis kimia organik untuk mengubah aldehid CHO dan keton C=O menjadi gugus fungsi CF atau CF2. Bentuk lain adalah SF6 yang memiliki geometri oktahedral.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2011/07/struktur-lewis-dan-molekul-sf4-sulfur-iv-flourida/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sifat Kologatif Larutan: Rumus dan Penjelasan Umum</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2011/07/sifat-kologatif-larutan-rumus-dan-penjelasan-umum/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2011/07/sifat-kologatif-larutan-rumus-dan-penjelasan-umum/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jul 2011 13:30:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=781</guid>
		<description><![CDATA[Sifat koligatif larutan merupakan sifat fisika suatu larutan yang dipengaruhi oleh banyaknya zat yang terlarut di dalam larutan tersebut dan tidak dipengaruhi oleh jenis, ukuran, atau masa zat. Jadi larutan gula dengan lautan NaCl bisa saja memiliki sifat koligatif yang sama. Sifat koligatif larutan ini meliputi: Penurunan tekanan uap larutan Kenaikan titik didih larutan Penurunan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sifat koligatif larutan merupakan sifat fisika suatu larutan yang dipengaruhi oleh banyaknya zat yang terlarut di dalam larutan tersebut dan tidak dipengaruhi oleh jenis, ukuran, atau masa zat. Jadi larutan gula dengan lautan NaCl bisa saja memiliki sifat koligatif yang sama. Sifat koligatif larutan ini meliputi:</p>
<ul>
<li><a title="penurunan tekanan uap larutan" href="http://belajarkimia.com/2010/07/penurunan-tekanan-uap-larutan/">Penurunan tekanan uap larutan</a></li>
<li><a href="http://belajarkimia.com/2010/07/kenaikan-titik-didih-larutan/">Kenaikan titik didih larutan</a></li>
<li><a title="penurunan titik beku larutan" href="http://belajarkimia.com/2008/10/penurunan-titik-beku-larutan-definisi-dan-penyebabnya/">Penurunan titik beku larutan</a></li>
<li>Tekanan Osmosis</li>
</ul>
<p>Banyaknya zat yang terkandung di dalam larutan ini dinyatakan dalam satuan konsentrasi, dimana dinyatakan dalam fraksi mol (untuk penurunan tekanan uap), molalitas (untuk kenaikan titik didih &amp; penurunan titik beku larutan), serta molaritas untuk tekanan osmosis.</p>
<p>Selain konsentrasi diatas maka jumlah zat juga dipengaruhi oleh sifat alamiah zat itu sendiri, yaitu bisa tidaknya zat tersebut terionisasi di dalam suatu pelarut. Sebagai contoh glukosa C6H1O6 dan NaCl jika dilarutkan ke dalam air maka glukosa tidak akan terionisasi sedangkan NaCl akan terion menjadi ion Na+ dan Cl-.</p>
<p>Jika kedua larutan tersebut memiliki konsentrasi yang sama maka jumlah keduanya tiak akan sama. Larutan NaCl akan memiliki jumlah partikel dua kali lebih banyak dibandingkan dengan larutan gula disebabkan adanya ionisasi ini. Dan ini berarti larutan NaCl akan dua kali lebih banyak berinteraksi dengan molekul pelarut dibandingkan dengan larutan gula.</p>
<p>Oleh sebab itu maka penting sekali untuk mengetahui apakah larutan tersebut bersifat elektolit atau nonlektrolit jika Anda hendak menghitung sifat koligatif suatu larutan.</p>
<p><strong>Rumus sifat koligatif larutan nonelektrolit</strong></p>
<p><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/rumussifatkoligatiflarutannonelektrolit.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-782" title="rumussifatkoligatiflarutannonelektrolit" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/rumussifatkoligatiflarutannonelektrolit.jpg" alt="rumussifatkoligatiflarutannonelektrolit" width="406" height="229" /></a></p>
<p>Untk larutan elektrolit maka rumus diatas harus di koreksi dengan menggunakan vaktor Van&#8217;t Hoff yang dinyatakan sebagai berikut:</p>
<p>rumus faktor vanhoff:</p>
<p><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/faktor-vant-hoff.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-783" title="faktor van't hoff" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/faktor-vant-hoff.jpg" alt="" width="168" height="47" /></a></p>
<p>n dapat ditentukan dengan sederhana seperti berikut NaCl berarti n= 2 sebab NaCl terionisasi menjadi Na+ dan Cl-, CaCl2 n=3 sebab CaCl2 terionisasi menjadi Ca2+ dan 2Cl- begitu dengan yang lainnya.<br />
<strong>Rumus sifat koligatif larutan elektrolit</strong></p>
<p><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/rumussifatkoligatiflarutanelektrolit.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-784" title="rumussifatkoligatiflarutanelektrolit" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/rumussifatkoligatiflarutanelektrolit.jpg" alt="" width="405" height="234" /></a></p>
<p>Keterangan:</p>
<ul>
<li>delta P = penurunan tekanan uap</li>
<li>P = tekanan uap larutan</li>
<li>Po = tekanan uap pelarut</li>
<li>deltaTb = kenaikan titik didih larutan</li>
<li>Tbl = titik didih larutan</li>
<li>Tp = titik beku /tidik didih pelarut</li>
<li>delta Tf = penurunan titik beku larutan</li>
<li>Tfl = titik beku larutan</li>
<li>Kb = konstanta ebulioskopik</li>
<li>Kf = konstanta krisokopik</li>
<li>m = molalitas larutan</li>
<li>Xt = fraksi mol zat terlarut</li>
<li>i = vaktor van&#8217;t hoff</li>
<li>alfa = <a href="http://belajarkimia.com/2008/09/menghitung-tetapan-disosiasi-larutan-elektrolit-terner/">derajat ionisasi</a></li>
<li>n = jumlah partikel</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2011/07/sifat-kologatif-larutan-rumus-dan-penjelasan-umum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mol: Satuan Paling Penting Kimiawan</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2011/07/mol-satuan-paling-penting-kimiawan/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2011/07/mol-satuan-paling-penting-kimiawan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jul 2011 13:51:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=769</guid>
		<description><![CDATA[Kimiawan melakukan banyak hal dalam laboratorium mereka. Salah satu contohnya adalah menentukan kuantitas suatu zat yang terkandung di dalam suatu materi, atau melakuakan sisntesis suatu senayawa. Pekerjaan ini tak luput dari pertanyaaan sebera banyakkah sesuatu yang ada disana? atau seberapa banyak zat yang bisa saya dapatkan? Agar bisa mendapatkan jawaban pertanyaan diatas maka Kimiawan menggunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_773" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/mol.gif"><img class="size-full wp-image-773" title="mol" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/mol.gif" alt="" width="200" height="166" /></a><p class="wp-caption-text">pengertian mol</p></div>
<p>Kimiawan melakukan banyak hal dalam laboratorium mereka. Salah satu contohnya adalah menentukan kuantitas suatu zat yang terkandung di dalam suatu materi, atau melakuakan sisntesis suatu senayawa. Pekerjaan ini tak luput dari pertanyaaan sebera banyakkah sesuatu yang ada disana? atau seberapa banyak zat yang bisa saya dapatkan?</p>
<p>Agar bisa mendapatkan jawaban pertanyaan diatas maka Kimiawan menggunakan persamaan reaksi sebagai dasar perhitungan mereka. Adapun dalam perhitungan ini tentu saja melibatkan suatu besaran yang nantinya bisa mengubungkan antara dunia mikroskopik (dalam hal ini atom, molekul, atau ion) dengan dunia makroskopik (dalam hal ini materi yang terdapat dialam yang dapat ditimbang dengan mudah).</p>
<p>Nah besaran yang menghubungkan ini kita namakan dengan &#8216;<strong>mol</strong>&#8216;. <em>Mol mewakili suatu bilangan yang besarnya adalah 6,022&#215;1023 yang biasanya di sebut sebagai bilangan Avogadro</em>, nama ini dipakai sebagai penghargaan kepada ilmuwan Amedeo Avogdro yang berperan penting dalam perkembangan prinsip mol.</p>
<p>Jika kita tulis dengan notasi panjanganya maka bilangan Avogardo akan tampak seperti berikut ini:</p>
<p style="text-align: center;"><strong>602.200.000.000.000.000.000.000</strong></p>
<p>Bisakah Anda membayangkan berapa banyak bilangan ini? Satu mol biji beras akan menutupi wilayah daratan dunia dengan ketebalan 75 meter, dan jika Anda memiliki marshmallow sebanyak 1 mol maka permen ini bisa menutupi seluruh bagian Indonesia dengan ketebalan 600 mol, dan jika Anda punya satu mol buah semangka, maka wow&#8230;..jujur saya tak mau membayangkannya <img src='http://belajarkimia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Mengapa penting sekali untuk memahami konsep mol?</strong><br />
Ilmu kimia selalu berhubungan dengan atom, molekul, atau ion yang notabentenya berukuran sangat kecil. Amatlah sangat repot jika seorang kimiawan mengatakan kepada asistennya untuk mengambil satu juta molekul gula, atau mengambil 500 atom besi, Nah Anda bisa membayangkannya kan bagaimana pusingnya asisten ini untuk mengambil dan menghitung satu-satu zat tersebut. Dan saya yakin Anda pun tak akan mau melakukannya.</p>
<p>Adakah cara yang mudah untuk melakukannya? Yep, yaitu dengan cara menimbang. Logikanya seperti ini, Anda disuruh mengantongi 1 karung kacang kedelai ke dalam kantong plastik kecil dimana setiap plastik berisi 100 biji kacang kedelai. Anda dibayar 1000 rupiah untuk setiap kantongnya. Bagaimana usaha Anda agar pekerjaan Anda cepat selesai?</p>
<p>Tentu Anda akan mengambil misalnya, 10 biji kedelai dan kemudian menimbangnya. Misal berat 10 biji kedelai ini adalah 15 gram maka 100 biji kedelai beratnya adalah 150 gram. Lalu selanjutnya Anda tinggal menimbangnya 150 gram dan kemudian memasukannya ke kantong plastik. Bukankah pekerjaan ini jauh lebih mudah dibandingkan harus menghitung satu persatu?</p>
<p>Jadi gampanganya mol merupakan istilah yang hampis sama untuk menyatakan lusin (12 biji ), rim (500 lembar), atau kodi (10 biji). Mol menjembatani antara dunia mikroskopik dengan makroskopik. Mol bisa menunjukkan ada berapa banyak partikel yang terkandung di suatu zat sekaligus berapa masa dala satuan gram zat tersebut. Mengapa demikian?</p>
<p>Mol juga merupakan jumlah partiel yang terkandung dalam 12 gram tepat isotop atom karbon C-12. Ini artinya jika kamu memiliki 12 gram 12C maka kamu memiliki 6,022&#215;1023 partikel karbon. Sedangkan untuk unsur lainnya maka 1 mol adalah sama dengan berat atomnya, atau untuk senyawa satu mol adalah rumus kimia senyawa tersebut dalam satuan gram.</p>
<p><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/rumusmencarimol.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-770" title="rumusmencarimol" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/rumusmencarimol.jpg" alt="" width="547" height="40" /></a></p>
<p>Saya contohkan ya,</p>
<ul>
<li>atom kalsium berat atomnya adalah 40, maka 1 mol kalsium beratnya adalah 40 gram.</li>
<li>air memiliki rumus molekul H2O, ini berarti berat molekulnya adalah (2&#215;1 dari H + 1&#215;16 dari O) yaitu 18, jadi 1 mol air masanya adalah 18 gram.</li>
</ul>
<p>Atau dalam rumus kita bisa menuliskan:</p>
<p>mencari mol untuk unsur :</p>
<p><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/rumusmolunsur.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-771" title="rumusmolunsur" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/rumusmolunsur.jpg" alt="" width="201" height="57" /></a></p>
<p>mencari mol untuk senyawa :</p>
<p><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/rumusmolsenyawa.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-772" title="rumusmolsenyawa" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/07/rumusmolsenyawa.jpg" alt="" width="231" height="56" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2011/07/mol-satuan-paling-penting-kimiawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nanopartikel Emas Bantu Diagnosis Awal Kanker Hati</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2011/06/nanopartikel-emas-bantu-diagnosis-awal-kanker-hati/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2011/06/nanopartikel-emas-bantu-diagnosis-awal-kanker-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Jun 2011 04:11:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=763</guid>
		<description><![CDATA[Hepatoselular carcinoma merupakan sel kanker yang umumnya menyerang liver. Lebih dari 500.000 orang yang mendiami daerah sub-Sahara di Afrika dan Asia Tenggara didiagnosa menderita kanker jenis ini tiap tahunnya. Dan sayangnya kebanyakan mereka berakhir dengan meninggal dunia 6 bulan setelah dinyatakan positif. Salah satu tantangan terbesar pengobatan kanker hati adalah kurangnya diagnosis awal yang mumpuni. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_764" class="wp-caption alignleft" style="width: 410px"><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/06/nanopartikel-emas-untuk-diagnosis-tumor.jpg"><img class="size-full wp-image-764" title="nanopartikel emas untuk diagnosis tumor" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/06/nanopartikel-emas-untuk-diagnosis-tumor.jpg" alt="" width="400" height="163" /></a><p class="wp-caption-text">diagnosis kanker baru dengan menggunakan nanopartikel emas (sumber gambar : sciencedaily.com)</p></div>
<p>Hepatoselular carcinoma merupakan sel kanker yang umumnya menyerang liver. Lebih dari 500.000 orang yang mendiami daerah sub-Sahara di Afrika dan Asia Tenggara didiagnosa menderita kanker jenis ini tiap tahunnya. Dan sayangnya kebanyakan mereka berakhir dengan meninggal dunia 6 bulan setelah dinyatakan positif.</p>
<p>Salah satu tantangan terbesar pengobatan kanker hati adalah kurangnya diagnosis awal yang mumpuni. Teknik yang saat ini banyak dipakai untuk melakukan diagnosa awal meliputi ultrasaound, Sacn CT dan MRI, adanya spot tumor jika mereka memiliki ukuran minimal 5 cm. Tapi sayangnya saat inilah kanker sudah menjadi agresif, tahan terhadap kemoterapi, dan sulit dipisahkan  dengan menggunakan operasi.</p>
<p>Berita terbaru dari sebuah penelitian yang di naungi oleh brown University melaporkan bahwa hasil yang sangat memuaskan dalam hal diagnosa kanker hati awal dengan menggunakan nanopartikel logam mulia emas. Laporan lengkap diterbitkan dalam &#8216;American Chemical Society journal Nano Letters&#8217;, mengungkap untuk pertama kalinya logam nanopartikel dipakai sebagai agen untuk menguatkan signal X-ray scattering  untuk mendapatkan gambar tumor.</p>
<p>&#8220;Apa yang kami lakukan adalah bukanlah melakukan metode screening,&#8221; tutur christoph Rose-Petruck seorang profesor kimia di brown University.</p>
<p>&#8220;Namun seperti halnya pengecekan rutin dimana seseorang beresiko terhadap seseuatu seperti penyakit hepatitis , maka kita dapat menggunakan tekik ini untuk melihat apakah ada tumor walaupun ukurannya kurang dari 5 cm, bahkan sepersepuluhnya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Tim ini membuat nanopartikel emas berukuran 10 sampai 50 nanometer dan kemudian melapisinya dengan polielektrolit dengan ketebalan 1 nanometer. Dengan pelapisan ini maka membuat logam akan bermuatan hinggameningkatkan kemampuan mereka untuk diserap oleh sel kanker.</p>
<p>Setelah logam nanopartikel ini terserap maka tim akan menggunakan X-ray untuk mendeteksi sel maligan. Dalam suatu percobaan di laboratorium nanopartikel emas ini terkandung dalam kisaran 0,0006 persen untuk setiap satuan volume sel.</p>
<p>&#8220;Kami telah menunjukkan bahwa walupun dengan menggunakan partikel emas dalam jumlah yang sedikit kami bisa mebedakan mana sel tumor dan mana yang tidak,&#8221; tutur Rose-Petrruck lagi.</p>
<p>Dikabarkan untuk penelitian kedepannya mereka akan menarget antobodi sel kanker untuk diikatkan kepada nanopartikel untuk mencari sel kanker yang terdapat di dalam tikus, dan penelitian akan segera dilakukan musim panas ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2011/06/nanopartikel-emas-bantu-diagnosis-awal-kanker-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proses Kimia Yang lebih Aman &amp; Efisien Dengan Jenis Reaktor Baru</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2011/04/proses-kimia-yang-lebih-aman-efisien-dengan-jenis-reaktor-baru/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2011/04/proses-kimia-yang-lebih-aman-efisien-dengan-jenis-reaktor-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Apr 2011 05:56:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[disc reaktor]]></category>
		<category><![CDATA[macam reaktorreaksi kimia]]></category>
		<category><![CDATA[reaktor kimiabentuk disc]]></category>
		<category><![CDATA[reaktor reaksi kimia yang efektif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=707</guid>
		<description><![CDATA[Peneliti di Marco Meeuwse dari Eindhoven University of Technology (TU/e) telah mengembangkan suatu reaktor kimia unik yang mereka sebut dengan &#8216;spinning disc reactor&#8217;. Reaktor jenis ini terdiri dari sebuah silinder yang didalamnya terdapat rotor penggerak. Reaktor tersebut di klaim dapat membuat reaksi yang melibatkan gas, padatan, atau cairan menjadi lebih aman dan efisien, terutama untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_708" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/04/reaktor-kimia.jpg"><img class="size-full wp-image-708" title="reaktor kimia" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2011/04/reaktor-kimia.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Eindhoven dengan  &#39;spinning disc reactor&#39; nya</p></div>
<p>Peneliti di Marco Meeuwse dari Eindhoven University of Technology (TU/e) telah mengembangkan suatu reaktor kimia unik yang mereka sebut dengan &#8216;spinning disc reactor&#8217;. Reaktor jenis ini terdiri dari sebuah silinder yang didalamnya terdapat rotor penggerak. Reaktor tersebut di klaim dapat membuat reaksi yang melibatkan gas, padatan, atau cairan menjadi lebih aman dan efisien, terutama untuk produksi obat-obatan serta industri kimia lainnya.</p>
<p>Ide pembuatan spinning disc reactor ini berasal dari co-supervisor Meeuwse dr.ir. John van der Schaf sekitar lima tahun lalu dimana saat itu beliau melihat suatu proyek penelitian yang menggunakan liquid yang disemprotkan pada disc berputar dan kemudian didorong keluar dengan memanfaatkan gaya sentrifugal.</p>
<p>Menurut Schaa kombinasi antara disc yang berputar dengan sebuah dinding akan menciptakan suatu turbulensi yang kuat hingga memicu efisiensi suatu reaksi. Selanjutnya diapun menyuruh salah satu kandidat doktor untuk menguji hipotesis ini.</p>
<p>Dan apa yang terjadi saat ini? keraguannya selama ini terjawab sudah. Sebuah reaktor telah dibuat sesuai dengan harapannya dulu.</p>
<p>&#8220;Secara nyata reaktor ini dapat melakukan banyak pekerjaan. Dan saya yakin reaktor ini mampu melakukan hal lebih baik dibandingkan dengan reaktor konvensional yang ada saat ini, namun selama ini kami tak menyangkanya bahwa dia mampu melakukannya dengan lebih baik,&#8221; tutur Meeuwse</p>
<p>Secara gampangnya cara kerja reaktor ini dapat dijelaskan sebagai berikut. Gas di umpankan ke dalam reaktor melalui dasar silinder dimana sebuah disc berputar ada tepat diatasnya. Gelembung gas akan terpecah saat gas melalui liquid yang berputar yang dilaluinya.</p>
<p>&#8220;Semakin cepat kecepatan berputarnya maka semakin kecil gelembung yang terbentuk sehingga luar areanya akan semakin besar. Inilah yang menyebabkan konversi laju reaksinya menjadi lebih tinggi begitu pula dengan transfer massanya,&#8221; ungkap Meeuwse menjelaskan.</p>
<p>Meeuwse juga berhasil menyusun disc ini dalam suatu rangkaian. Tiga buah disc dengan diameter 13 cm disusun dalam satu poros. Dia mengungkapkan jika setiap disc dapat melakukan hal yang sama maka total massa yang dapat dilakukan dalam rangkaian ini akan menjadi tiga kali lebih besar dan inilah kehebatannya.</p>
<p>Keuntungan lain dari reaktor ini adalah dalam segi keamanannya. Menurut dia reaktor ini lebih aman sebab ukurannya yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan reaktor yang umum dipergunakan.</p>
<p>&#8220;Manfaat lain dari reaktor ini adalah lebih aman di bandingkan dengan reaktor konvensional disebabkan ukurannya yang jauh lebih kecil, dan ini merupakan manfaat terbesar dari reaktor tersebut,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sumber cerita dan gambar: Sciencedaily</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2011/04/proses-kimia-yang-lebih-aman-efisien-dengan-jenis-reaktor-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lem Super Lengket</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2010/11/lem-super-lengket/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2010/11/lem-super-lengket/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Nov 2010 13:14:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel kimia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=691</guid>
		<description><![CDATA[Sejak dahulu para ilmuwan terpikat dengan kemampuan tokek yang bisa berjalan melewati dinding maupun diatas atap rumah. Beberapa tahun terkahir, ilmuwan menemukan bahwa rambut-rambut kecil yang berada di bagian bawah telapak kaki tokek menjadi penyebab tokek memili kemampuan untuk menempel dengan kuat. Para ilmuwan pun mulai meniru hal ini untuk menciptakan lem perekat. Sayangnya lem [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_692" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/11/supliertokek.jpg"><img class="size-full wp-image-692" title="supliertokek" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/11/supliertokek.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">lem lengket tokek</p></div>
<p>Sejak dahulu para ilmuwan terpikat dengan kemampuan tokek yang bisa berjalan melewati dinding maupun diatas atap rumah. Beberapa tahun terkahir, ilmuwan menemukan bahwa rambut-rambut kecil yang berada di bagian bawah telapak kaki tokek menjadi penyebab tokek memili kemampuan untuk menempel dengan kuat. Para ilmuwan pun mulai meniru hal ini untuk menciptakan lem perekat.</p>
<p>Sayangnya lem perekat yang ditiru dari tokek ini tak memiliki daya lengket yang mumpuni seperti yang dimiliki oleh tokek, setelah digunakan beberapa kali maka daya lengketnya pun berkurang.</p>
<p>Tak kurang akal maka para ilmuwan dari Northwwestern University di Everton mulai melirik ke hewan lain yang biasa hidup di air, yaitu sejenis remis. Remis ini seperti kerang, dan biasa hidup di sungai, danau atau laut. Remis ini memiliki kemampuan yang kuat untuk menempel di batu atau badan kapal, bahkan walaupun ada ombak yang menerjangnya, remis ini tetap kuat menempel di badan kapal.</p>
<p>Lalu sebenarnya bahan lengket apa yang dikeluarkan oleh remis ini? Ternyata dari kaki-kakinya remis ini mengeluarkan zat lengket mirip plester yang bisa menempel di obyek tempat dia bersandar. Zat ini bisa dipakai hingga 1000 kali tanpa kehilangan daya lengketnya. Tidak seperti plester yang biasa kita pakai jika dipakai berulang-ulang maka daya lengketnya akan berkurang. Dan kelebihan yang lain adalah mampu bekerja di bidang basah maupun kering.</p>
<p>Ilmuwan menyebut zat ini sebagai 3,4-dihydroxy-L-phenylalanine atau disingkat sebagai DOPA. Para ilmuwan pun membuat sebuah material mirip kaki tokek yang terdiri dari rambut-rambut halus dengan panjang 600 nm dan lebar 400 nm. Satu nanometer panjangnya adalah seperbilion meter.</p>
<p>Ilmuwan pun kemudian melapisi material ini dengan DOPA dan hasilnya material itu lengket ke sebuah obyek seperti layaknya sebuah plester. Lalu apa dari manfaat penemuan ini? Banyak sekali hal yang akan bisa dikembangkan misalnya dibidang kedokteran kita bisa membuat perban yang bisa menempel kuat ditubuh kita jadi perban itu tak akan bisa lepas walaupun kita sedang berenang atau dokter bisa menggunakannya untuk menutup luka akibat operasi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2010/11/lem-super-lengket/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pasta Gigi: Padat atau Cair?</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2010/11/pasta-gigi-padat-atau-cair/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2010/11/pasta-gigi-padat-atau-cair/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Nov 2010 13:11:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel kimia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=688</guid>
		<description><![CDATA[Pasta gigi merupakan salah satu kebutuhan yang tidak bisa kita lepaskan dari kehidupan sehari-hari. Dipasaran terdapat berbagai macam jenis pasta gigi, ada yang bertujuan untuk membuat gigih putih, nafas segar, mencegah gigi keropos dan lainnya. Setiap tahun pabrik pasta gigi menghabiskan jutaan rupiah untuk melakukan penelitian dalam bidang pasta gigi, dengan demikian mereka dapat membuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/11/pastagigi.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-689" title="pastagigi" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/11/pastagigi.jpg" alt="" hspace="10" vspace="10" width="300" height="182" /></a>Pasta gigi merupakan salah satu kebutuhan yang tidak bisa kita lepaskan dari kehidupan sehari-hari. Dipasaran terdapat berbagai macam jenis pasta gigi, ada yang bertujuan untuk membuat gigih putih, nafas segar, mencegah gigi keropos dan lainnya. Setiap tahun pabrik pasta gigi menghabiskan jutaan rupiah untuk melakukan penelitian dalam bidang pasta gigi, dengan demikian mereka dapat membuat pasta gigi yang lebih baik, bermutu, dan tentunya disenangi banyak konsumen.</p>
<p>Bagimana pasta gigi dibentuk? Pasta gigi dibentuk dari material padat berukuran kecil yang disebarkan kedalam cairan. Kemuian dihasilkan wujud material yang kita sebut sebagai pasta. Bentuk ini sangat stabil artinya kedua fasa yaitu padat dan cair tidak akan terpisah dalam waktu yang lama.</p>
<p>Penting sekali untuk menjaga agar pasta gigi tetap dalam wujud pasta. Tentunya kamu tak mau kan membeli pasta gigi yang bentuknya larutannya seperti kamu mencampurkan air dan tanah?</p>
<p>Nah disinilah pentingnya ilmu kimia. Ilmuwan mempelajari bagaimana agar molekul larutan dan padatan yang membentuk pasta gigi dapat tetap terikat bersama sehingga membentuk pasta yang stabil.</p>
<p>Jika pabrik pasta gigi membuat formula baru, maka mereka akan melakukan penelitian yang panjang agar menemukan perbandingan bahan yang tepat agar bisa mendapatkan pasta gigi yang stabil.</p>
<p>Sebenarnya mudah saja membuat pasta gigi menjadi tidak stabil dan tentu saja kamu melakukannya setiap hari. Bukankah setelah menggosok gigi kita selalu berkumur? ya, dengan menambahkan air yang cukup banyak atau mengencerkannya maka kestabilan pasta gigi akan terusik hingga bagian padatan dan cairannya akan terpisah.</p>
<p>Untuk membuktikan ini maka ambilah pasta gigi kira-kira 2 cm lalu masukkan ke dalam segelas air, aduk bebrapa saat hingga bercampur rata lalu diamkan beberapa saat setelah itu lihatlah, pasti akan terdapat bagian padatan yang mengendap dibagian bawah gelas.</p>
<p>Inilah pentingnya ilmu kimia. Kimia ada disekitar kita dan membentuk kehidupan manusia sehari-hari. Dan dengan mempelajari kimia maka kita akan dapat memahami alam semesta.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2010/11/pasta-gigi-padat-atau-cair/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inilah Pemenang Nobel Kimia 2010</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2010/10/inilah-pemenang-nobel-kimia-2010/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2010/10/inilah-pemenang-nobel-kimia-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Oct 2010 09:40:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inilah Pemenang Nobel Kimia 2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=673</guid>
		<description><![CDATA[Nobel Kimia 2010 kali ini jatuh pada trio, Richard F. Heck, Ei-ichi Negishi, dan Akira Suzuki atas dedikasinya terhadap pengembangan katalis berbasis Paladium untuk reaksi kopling silang dalam sintesis kimia Organik. Meskipun ketiganya berada di benua terpisah, Heck (79) adalah seorang profesor emeritus Yniversitas Delware, Negishi (75) adalah profesor kimia dari Universitas Purdue, West Lafayette, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nobel Kimia 2010 kali ini jatuh pada trio, Richard F. Heck, Ei-ichi Negishi, dan Akira Suzuki atas dedikasinya terhadap pengembangan katalis berbasis Paladium untuk reaksi kopling silang dalam sintesis kimia Organik. Meskipun ketiganya berada di benua terpisah, Heck (79) adalah seorang profesor emeritus Yniversitas Delware, Negishi (75) adalah profesor kimia dari Universitas Purdue, West Lafayette, Indiana, dan Suzuki adalah profesor dari Universitas Hokkaido di Sapporo, Jepang, tapi ketiganya telah menjadi pelopor pengembangan katalis berbasis unsur bernomor atom 46 ini.</p>
<p><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/10/peraihnobelkimia2010.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-677" title="peraihnobelkimia2010" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/10/peraihnobelkimia2010.png" alt="" width="528" height="268" /></a></p>
<p>Seperti yang telah Anda ketahui bahwa kehidupan dibumi dibangun oleh unsur karbon, ikatan karbon menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan kita baik di dalam tubuh maupun luar tubuh. Senyawaan karbon terdapat dari yang berukuran kecil,contohnya CH4 sampai yang berukuran raksasa seperti DNA, dan enzim yang ada di dalam tubuh kita.</p>
<p>Mempelajari berbagai molekul organik yang ada didalam tubuh menjadi kunci untuk terbukanya berbagai rahasia makhluk hidup seperti penemuan obat baru rahasia penuaan, ataupun bagaimana mengobati penyakit tertentu. Nah salah satu tantangan terbesar bagi para ilmuwan ini adalah menemukan cara untuk mensintesis senyawa organik kompleks seperti enzim, hormon dan sebagainya.</p>
<p>Ini merupakan cara paling baik sebab dengan meniru alam atau meniru sifat yang ada di alam maka kita dengan mudah dapat mempelajari molekul yang ada di dalam makhluk hidup. Oleh sebab itu maka kimiawan Organik bertahun-tahun ingin menemukan cara bagaiamana alam bisa membangun senyawaan karbon yang begitu kompleks dengan mudahnya. Jadi kunci mempelajari reaksi bagaiamana ikatan karbon-karbon dapat disintesis secara efektif menjadi salah satu hal yang penting bagi ahli kimia organik.</p>
<p>Banyak reaksi yang dipakai dalam sintesis senyawa organik telah dikembangkan untuk permasalahan tersebut namun sayangnya banyak pula reaksi yang menimbulkan hasil samping yang tidak diinginkan, atau memerlukan kondisi khusus yag sulit diatur untuk keperluan komersil.</p>
<p>Berkat usaha dari ketiga ilmuwan diatas maka terciptalah reaksi sintesis kimia organik yaitu Reaksi Heck, reaksi Negishi, dan reaksi Suzuki dimana nama reaksi ini di ambil dari nama mereka. Reaksi ini memungkinkan kita menggunakan katalis palladium atau logam perak untuk menggabungkan dua molekul organik mebentuk satu molekul baru yang sangat selektif dan tentu saja dapat dilakukan pada kondisi yang biasa. Alhasil ketiga reaksi ini selama kurang lebih 30 tahun ini telah dipakai sebagai alat untuk sintesis senyawa organik baik di laboratorium maupun di industri.</p>
<p>Richard Heck mengembangkan reaksi kopling dengan menggunakan katalis berbasis paladium pada tahun 1960-an. Paladium bertindak sebagai katalis, dimana pertama dia akan mengambil satu molekul kemudian mengambil satu molekul lainnya dan selanjutnya menggabungkan kedua molekul tadi menjadi satu dan melepaskannya tanpa paladiumnya mengalami perubahan. Molekul pertama akan selalu memiliki ikatan halida sedangkan molekul kedua harus memiliki ikatan rangkap, reaksi ini dapat dilakukan di suhu kamar.</p>
<p><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/10/reaksiheck.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-674" title="reaksiheck" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/10/reaksiheck.png" alt="" width="300" height="67" /></a></p>
<p>Sedangkan Ei-chi dan Akira Suzuki, keduanya awalnya bekerja dengan seorang peraih Nobel9 197 juga yaitu Herbert Brown. Mereka berdua mengembangkan reaksi Heck dengan cara memvariasi molekul kedua. Molekul kedua yang memiliki ikatan rangkap diganti dengan organozink untuk reaksi Negishi dan organoboron untuk reaksi Suzuki. Ketiga reaksi inilah yang akhirnya menjadi rujukan para ilmuwan lain untuk mensintesis senyawa organik dan sekarang timbul banyak variasinya.</p>
<div id="attachment_675" class="wp-caption aligncenter" style="width: 360px"><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/10/reaksisuzuki.png"><img class="size-full wp-image-675" title="reaksisuzuki" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/10/reaksisuzuki.png" alt="" width="350" height="86" /></a><p class="wp-caption-text">Reaksi Suzuki</p></div>
<div id="attachment_676" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/10/reaksinegishi.png"><img class="size-full wp-image-676" title="reaksinegishi" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/10/reaksinegishi.png" alt="" width="400" height="43" /></a><p class="wp-caption-text">Reaksi Negishi</p></div>
<p>Hasil sumbangsih Heck, Negishi, dan Suzuki sangat berkontribusi terhadap perkembangan sintesis obat, pertanian, kedokteran, farmasi, ilmu kimia itu sendiri dan juga bidang yang lainnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2010/10/inilah-pemenang-nobel-kimia-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghitung Elektron Valensi Golongan Utama Dan Logam Transisi</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2010/10/menghitung-elektron-valensi-golongan-utama-dan-logam-transisi/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2010/10/menghitung-elektron-valensi-golongan-utama-dan-logam-transisi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Oct 2010 12:58:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=669</guid>
		<description><![CDATA[Banyak siswa maupun mahasiswa yang masih bingung untuk menghitung elektron valensi dari unsur yang ada di golongan utama dan golongan transisi, nah dalam artikel ini maka saya akan menunjukkan cara menghitung elektron valensi untuk kedua golongan tersebut. Oh ya kita definisikan dulu yuk apa itu pengertian elektron valensi: &#8216;Elektron valensi didefinisikan sebagai elektron yang terletak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak siswa maupun mahasiswa yang masih bingung untuk menghitung elektron valensi dari unsur yang ada di golongan utama dan golongan transisi, nah dalam artikel ini maka saya akan menunjukkan cara menghitung elektron valensi untuk kedua golongan tersebut.</p>
<p><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/10/elektronvalensilogamtransisi.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-670" title="elektronvalensilogamtransisi" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/10/elektronvalensilogamtransisi.jpg" alt="" width="324" height="155" /></a></p>
<p>Oh ya kita definisikan dulu yuk apa itu pengertian elektron valensi:</p>
<blockquote><p><span style="color: #800000;">&#8216;Elektron valensi didefinisikan sebagai elektron yang terletak di bagian kulit paling luar atau di kulit yang memiliki tingkat energi yang paling tinggi, untuk mudahnya adalah elektron yang terletak di kulit dengan bilangan kuantum utama &#8216;n&#8217; paling besar&#8221;</span></p></blockquote>
<p>Jadi untuk menentukan elektron valensi dari golongan utama yang terelatak pada periode kedua dengan konfigurasi elektron sebagai berikut:</p>
<p>3Li 1s2 2s1<br />
4Be 1s2 2s2<br />
5B 1s2 2s2 2p1<br />
6C 1s2 2s2 2p2<br />
7N 1s2 2s2 2p3<br />
 <img src='http://belajarkimia.com/wp-includes/images/smilies/icon_eek.gif' alt='8O' class='wp-smiley' /> 1s2 2s2 2p4<br />
9F 1s2 2s2 2p5<br />
10Ne 1s2 2s2 2p6</p>
<p>atau untuk kelas X SMU biasanya menggunakan rumus 2|8|18|32 dan seterusnya</p>
<p>3Li 2 1<br />
4Be 2 2<br />
5B 2 3<br />
6C 2 4<br />
7N 2 5<br />
 <img src='http://belajarkimia.com/wp-includes/images/smilies/icon_eek.gif' alt='8O' class='wp-smiley' /> 2 6<br />
9F 2 7<br />
10Ne 2 8</p>
<p>Sesuai dengan definisi diatas maka elektron valensi dari 8 unsur golongan utama diatas adalah semua elektron yang terdapat di kulit utama &#8216;n&#8217; = 2 yaitu ada di orbital s untuk Li dan Be masing-masing 1 dan 2. Serta di orbital 2s dan 2p untuk sisanya yaitu 3,4,5,6,7,8 untuk  B, C, N, O, F, dan Ne.</p>
<p>Mudah bukan? hal yang sama juga dapat Anda lakukan untuk unsur golongan utama yang lain. Sedikit perbedaan terjadi pada unsur golongan transisi contohnya untuk logam transisi.</p>
<p>periode 4</p>
<p>21Sc  1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d1<br />
22Ti  1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d2<br />
23V    1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d3<br />
24Cr 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6  4s1 3d5<br />
26Fe 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d6</p>
<p>periode 5</p>
<p>46Pd 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6 4d10<br />
47Ag 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6 5s1 4d10</p>
<p>maka elektron valensi untuk Sc, Ti, V, Cr, dan Fe masing-masing adalah 2,2,2,1,dan 2. yaitu elektron yang terletak pada kulit terluar yaitu dikulit 4s. Hal yang sama terjadi pada unsur transisi periode kelima yaitu untuk Pd dan Ag masing-masing adalah 18 dan 1.</p>
<p>Jika kita menggambar struktur Lewis atau diagram molekular untuk logam transisi maka semua elektron valensi logam transisi yang terdapat dalam orbital d kita ikut sertakan, jadi untuk kasus Sc elektron valensinya adalah 3 , Ag 11, dan Pd adalah 18.</p>
<p>Mengapa hal ini terjadi?<br />
Berbeda dengan unsur yang terdapat dalam golongan utama yang memenuhi aturan oktet, namun sayangnya aturan oktet ini tidak berlaku bagi golongan transisi jadi.</p>
<p>Penggunaan &#8220;Kaidah 18&#8243; lebih mudah diterapkan dalam unsur golongan transisi. Sehingga golongan transisi akan cenderung membentuk ikatan dengan jumlah elektron 18, hal yang sama terjadi pada unsur golongan utama yang cenderung meniru gas mulia dengan konfigurasi elektron terluar adalah 8.</p>
<p>Jadi jumlah 18 ini adalah akibat penambahan 10 elektron dari orbital d.  Jadi untuk Fe maka elektron valensinya adalah 8, Cr elektron valensinya 6, Ni elektron valensinya 10, Ag elektron valensinya 11.</p>
<p>Dengan cara yang sama kamu juga dapat menghitung elektron valensi logam transisi yang lain.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2010/10/menghitung-elektron-valensi-golongan-utama-dan-logam-transisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

