Welcome to Belajar Kimia

Login to Belajar Kimia and enjoy the full functionality of this site. If you don't want this to happen, go to the normal Belajar Kimia login page.

What does having an account let you do?
  • - View your submitted articles
What does it cost me?

Having a Belajar Kimia account is absolutely FREE! All we require is your email address and a password, and you can start saving your designs today!

Member Login
Lost your password?
Not a member yet? Sign Up!

Belajar Kimia

Website No.1 Belajar Kimia Online

Wednesday, October 07, 2009

Hidrat

Hidrat CuSO4.5H2O berwarna biru

Hidrat CuSO4.5H2O berwarna biru

anhidrat CoCl2 berwarna biru

anhidrat CoCl2 berwarna biru

Hidrat merupakan istilah yang dipergunakan dalam senyawa organic maupun senyawa anorganik untuk mengindikasikan bahwa zat tersebut mengandung air. Untuk senyawa organic maka hidrat dibentuk dengan penambahan molekul H2O atau penambahan elemen H+ dan OH- pada molekul organik. Sebagai contoh etilen atau etena CH2=CH2 bila ketambahan molekul H2O akan menjadi etanol CH3-CH2-OH jadi dapat dikatakan etanol merupakan hidrat dari senyawa etena.

Hidrat dalam senyawa anorganik adalah garam yang mengandung molekul air dalam perbandingan tertentu yang terikat baik pada atom pusat atau terkristalisasi dengan senyawa kompleks.  Hidrat seperti ini disebut juga sebagai air terkristalisasi atau air hidrasi. Contoh hidrat anorganik adalah sebagai berikut:

  • CuSO4.5H2O  Tembaga(II) sulfat pentahidrat
  • CoCl2.6H2O  Kobalt(II) klorida heksahidrat
  • SnCl2.2H2O  Timah(II) klorida dihidrat
  • Na2CO3. 10H2O Natrium karbonat dekahidrat
  • FeBr2.4H2O Fero bromide tetrahidrat
  • NiCl2 .4H2O Nikel(II) klorida tetrahidrat
  • RhCl3.3H2O Rodium(III) klorida trihidrat
  • Ba(OH)2.8H2O Barium hidroksida oktahidrat

Notasi .H2O menyatakan jumlah molekul air dalam setiap molekul hidrat, dan harga n dapat berupa bilangan bulat maupun pecahan. Notasi ini tidak menyatakan bagaimana molekul air terikat pada senyawa garamnya.

Jika hidrat dipanaskan maka dia akan kehilangan molekul airnya, pemanasan yang teus menerus menyebabkan senyawa hidrat kehilangan molekul airnya, jika hal ini terjadi maka senyawa hidrat disebut sebagai anhidrat.

hidrat CoCl6.6H2O berwarna merah

hidrat CoCl6.6H2O berwarna merah

anhidrat CoCl2 berwarna biru

anhidrat CoCl2 berwarna biru

Contoh reaksi:

CuSO4.5H2O(s)     ->   CuSO4(s)   +  5H2O

CuSO4 disebut sebagai anhidrat dari hidrat CuSO4.5H2O. Beberapa senyaw hidrat berbeda warna dengan senyawa anhidratnya. Hidrat CuSO4.5H2O berwarna biru sedangkan anhidrat CuSO4 berwarna putih. Hidrat CoCl2.6H2O bewarna merah sedangkan anhidratnya berwarna biru. Jadi perubahan warna ini bisa kita jadikan sebagai indikasi perubahan dari hidrat ke anhidrat atau sebaliknya.

Perbandingan antara mol anhidrat dengan mol air yag dilepaskan oleh hidrat dapat kita jadikan patokan sebagai cara untuk menentukan formula senyawa hidrat. Sebagai contoh hidrat Na2CO3.10H2O selalu memiliki perbandingan mol Na2CO3 : H2O = 1 : 10. Dengan cara ini kita bisa mengetahui rumus formula hidrat yang lainnya.

Untuk mengethaui dan belajar soal dan pembahasan stoikiometri hidrat silahkan klik “soal-soal stoikiometri hidrat“, anda akan menemukan banyak soal tentang hidrat.

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
 

Leave a Reply

Google Analytics integration offered by Wordpress Google Analytics Plugin
Belajar Kimia | Kamus Kimia | Sistem Periodik Unsur