Welcome to Belajar Kimia

Login to Belajar Kimia and enjoy the full functionality of this site. If you don't want this to happen, go to the normal Belajar Kimia login page.

What does having an account let you do?
  • - View your submitted articles
What does it cost me?

Having a Belajar Kimia account is absolutely FREE! All we require is your email address and a password, and you can start saving your designs today!

Member Login
Lost your password?
Not a member yet? Sign Up!

Belajar Kimia

Website No.1 Belajar Kimia Online

Sunday, August 10, 2008

Model Atom Mekanika Kuantum-Model Atom Modern Yang Dipakai Sampai Saat Ini

Salah satu kelemahan model atom Bohr hanya bisa dipakai untuk menjelaskan model atom hydrogen dan atom atau ion yang memiliki konfigurasi elektron seperti atom hydrogen, dan tidak bisa menjelaskan untuk atom yang memiliki banyak elektron.

Werner heinsberg (1901-1976), Louis de Broglie (1892-1987), dan Erwin Schrödinger (1887-1961) merupakan para ilmuwan yang menyumbang berkembangnya model atom modern atau yang disebut sebagai model atom mekanika kuantum.

Pernyataan de Broglie yang menyatakan bahwa partikel dapat bersifat seperti gelombang telah menginspirasi Schrödinger untuk menyusun model atomnya dengan memperhatikan sifat elektron bukan hanya sebagai partikel tapi juga sebagai gelombang, artinya dia menggunakan dualisme sifat elektron.

Menurut Schrödinger elektron yang terikat pada inti atom dapat dianggap memiliki sifat sama seperti “standing wave” , anda bisa membayangkan gelombang standing wave ini seperti  senar pada gitar (lihat gambar). Ciri standing wave ini ujung-ujungnya harus memiliki simpul sehingga ½ gelombang yang dihasilkan berjumlah bilangan bulat.

Hal yang sama dapat diterapkan apabila kita menganggap elektron dalam atom hydrogen sebagai “standing wave”. Hanya orbit dengan dengan jumlah ½ gelombang tertentu saja yang diijinkan, orbit dengan jumlah ½ gelombang yang bukan merupakan bilangan bulat tidak diijinkam. Hal inilah penjelasan yang rasional mengapa energi dalam atom hydrogen terkuantisasi. (lihat gambar)

Schrödinger kemudian mengajukan persamaan yang kemudian dikenal dengan nama “persamaan gelombang Schrödinger” yaitu :

H? = E?

? disebut sebagai fungsi gelombang, H adalah satu set intruksi persamaan matematika yang disebut sebagai operator, dan E menunjukan total energi dari atom. Penyelesaian persamaan ini menghasilkan berbagai bentuk penyelesaian dimana setiap penyelesain ini melibatkan fungsi gelombang ? yang dikarakteristikkan oleh sejumlah nilai E. Fungsi gelombang ? yang spesisfik dari penyelesaian persamaan gelombang Schrödinger disebut sebagai “orbital”

Apakah orbital itu? Orbital adalah daerah kebolehjadian kita menemukan elektron dalam suatu atom atau bisa dikatakan daerah dimana kemungkinan besar kita dapat menemukan elektron dalam suatu atom.

Bedakan dengan istilah orbit yang dipakai di model atom Bohr. Orbit berupa lintasan dimana kita bisa tahu lintasan dimana elektron mengelilingi inti, tapi pada orbital kita tidak tahu bagaimana bentuk lintasan elektron yang sedang mengelilingi inti. Yang dapat kita ketahui adalah dibagian mana kemungkinan besar kita dapat menemukan elektron dalam atom.

Werner Heisenberg menjelaskan secara gamblang tentang sifat alami dari orbital, analisis matematika yang dihasilkannya menyatakan bahwa kita tidak bisa secara pasti menentukan posisi serta momentum suatu partikel pada kisaran waktu tertentu. Secara matematis azas ketidakpastian Heisenberg ditulis sebagai berikut:

?x . ?(mv) ? h/4?

?x adalah ketidakpastian menentukan posisi dan ?(mv) adalah ketidakpastian momentum dan h adalah konstanta Plank. Arti persamaan diatas adalah semakin akurat kita menentukan posisi suatu partikel maka semakin tidak akurat nilai momentum yang kita dapatkan, dan sebaliknya.

Pembatasan ini sangat penting bila kita memmpelajari partikel yang sangat kecil seperti elektron, oleh sebab itulah kita tidak bisa menentukan secara pasti posisi elektron yang sedang mengelilingi inti atom seperti yang ditunjukan oleh model atom Bohr, dimana elektron bergerak dalam orbit yang berbentuk lingkaran. Disinilah mulai diterimanya model atom mekanika kuantum yang diajukan oleh Schrödinger.

Sesuai dengan azaz Heisenberg ini maka fungsi gelombang tidak dapat menjelaskan secara detail pergerakan elektron dalam atom, kecuali fungsi gelombang kuadrat (?2) yang dapat diartikan sebagai probabilitas distribusi elektron dalam orbital. Hal ini bisa dipakai unutk menggambarkan bentuk orbital dalam bentuk distribusi elektron, atau dikenal sebagai peta densitas.

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Yahoo! Buzz

Related Articles

  • No related post found.

16 Responses to “Model Atom Mekanika Kuantum-Model Atom Modern Yang Dipakai Sampai Saat Ini”

  1. Nawawi says:

    Terima kasih atas artikel-artikelnya, sangat bermanfaat.Saya usul supaya artikel yang ada dapat didownload versi cetak atau pdf. trus persamaan kimianya diperbaiki lagi.

  2. Richard Stanton says:

    lfc95g5r2e2wrxp3

  3. nini zulka says:

    infonya klo bisa lbih lngkap yach~!

  4. b0yZ says:

    halooooooooo!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  5. indigoMorie says:

    ok ok ok saya akan buat lebih jelas untuk postingan berikutnya…thx atas sarannya ya

  6. annisa m says:

    thanks ya ats info2 nya..oia saya mau nanya kenapa atau pa yang terkandung di dalam suntikan silikon sehingga di gunakan untuk memperbesar payudara?
    thanks di tunggu ya…

  7. cignus says:

    pak begitu banget rumusnya ?x apaan lagi, pake rumus yg bakumke pak biar semua ngerti

  8. dawn phantom says:

    so excelency!!! do you know it…???

  9. alfy says:

    bisa tolong kasih tau apa-apa kelemahan teori atom Niels Bohr?

  10. Rizqi says:

    Tolong krmkan info nye ke email q donk..??

  11. hamid says:

    makasih atas intisari ilmunya

  12. lina says:

    mohon dirangkum pak, biar ngerti

  13. intan says:

    KNAPA YG ATOM MODERN GX LNGKP SAMA SE X ???????????? CPK NE MUTER2 DR TD GX DAPAT2 !!!!!!!!!!

  14. MR.Saint says:

    Hi….
    Mo kasik saran.tolong dunk kasik kelebihan ma kekurangan nya yah…
    jadi bisa lebih detail…
    Thanks,artikel”nya…

  15. indigoMorie says:

    thx sarannya saya usahakan post secepatnya ya…

  16. indigoMorie says:

    ok tar aq lengkapin…

Leave a Reply

Google Analytics integration offered by Wordpress Google Analytics Plugin
Belajar Kimia | Kamus Kimia | Sistem Periodik Unsur