<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BelajarKimia.com &#187; Add new tag</title>
	<atom:link href="http://belajarkimia.com/tag/add-new-tag/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://belajarkimia.com</link>
	<description>situs rujukan belakar kimia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Dec 2011 06:51:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Definisi Asam-Basa Arrhenius</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2009/01/definisi-asam-basa-arrhenius/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2009/01/definisi-asam-basa-arrhenius/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 04:52:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[definisi asam basa arrhenius]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[Svante August Arrhenius (19 Februari 1859-2 Oktober 1927) seorang ilmuwan Swedia mendefinisikan teori asam-basa sebagai berikut: Asam adalah suatu spesies yang akan meningkatkan konsentrasi ion H+ di dalam air dan basa adalah suatu spesies yang akan meningkatkan konsentrasi ion OH- di dalam air. Atau dengan pernytaan lain Asam adalah suatu spesies yang apabila dilarutkan dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-130" title="180px-arrhenius2" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2009/01/180px-arrhenius2.jpg" alt="180px-arrhenius2" hspace="10" vspace="10" width="180" height="225" />Svante August Arrhenius (19 Februari 1859-2 Oktober 1927) seorang ilmuwan Swedia mendefinisikan teori asam-basa sebagai berikut:</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Asam adalah suatu spesies yang akan meningkatkan konsentrasi ion H+ di dalam air dan basa adalah suatu spesies yang akan meningkatkan konsentrasi ion OH- di dalam air.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Atau dengan pernytaan lain</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Asam adalah suatu spesies yang apabila dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion H+ dan basa adalah suatu spesies yang bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion OH-.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Sebagai contoh gas HCl ketika dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion H+ dan Cl-  sehingga menurut konsep ini HCl dalam larutan air adalah asam.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #0000ff;">HCl(g)  -&gt; H+(aq) + Cl-(aq)</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Contoh asam yang lain adalah HF, HBr, HNO3, H2SO4, H3PO4, CH3COOH, H2C2O4, dan sebagainya. Sedangkan KOH bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion K+ dan OH- oleh sebab itu KOH  menurut teori Arrhenius adalah basa.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #0000ff;">KOH(s) -&gt; K+(aq) + OH-(aq)</span><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Contoh yang lain adalah NaOH, Ca(OH)2, NH4OH, Ba(OH)2 dan lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Teori asam basa menurut Arrhenius adalah teori yang amat sempit mengingat teori ini hanya terbatas pada spesies yang memiliki H+ atau OH- dan spesies tersebut ada dalam pelarut air artinya apabila spesies tersebut tidak memiliki H+ atau OH- dan reaksinya dijalankan dengan pelarut non-air maka teori ini tidak berlaku.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai contoh gas ammonia (NH3) dapat bereaksi dengan gas HCl membentuk ammonium klorida padat dengan reaksi sebagai berikut:</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #0000ff;">NH3(g) + HCl(g) -&gt; NH4Cl(s)</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Reaksi diatas adalah salah satu contoh reaksi asam basa yang tidak bisa dijelaskan dengan teori Arrhenius disebabkan reaksi diatas tidak melibatkan adanya H+ dan OH-. Apabila reaksi diatas dilakukan dalam medium air maka yang terlibah adalah larutan NH4OH dan larutan HCl dengan reaksi berikut;</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #0000ff;">NH4OH(aq) + HCl(aq) -&gt; NH4Cl(aq) + H2O(l)</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Nah sudah terlihat kan mengapa teori Arrhenius hanya terbatas pada reaksi yang dijalankan pada medium air yang melibatkan ion H+ dan OH-. Hal ini bisa dijelaskan dengan menggunakan teori asam Bronsted-Lowry dan Lewis.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2009/01/definisi-asam-basa-arrhenius/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

