<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BelajarKimia.com &#187; artikel kimia</title>
	<atom:link href="http://belajarkimia.com/tag/artikel-kimia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://belajarkimia.com</link>
	<description>situs rujukan belakar kimia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Dec 2011 06:51:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Lem Super Lengket</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2010/11/lem-super-lengket/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2010/11/lem-super-lengket/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Nov 2010 13:14:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel kimia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=691</guid>
		<description><![CDATA[Sejak dahulu para ilmuwan terpikat dengan kemampuan tokek yang bisa berjalan melewati dinding maupun diatas atap rumah. Beberapa tahun terkahir, ilmuwan menemukan bahwa rambut-rambut kecil yang berada di bagian bawah telapak kaki tokek menjadi penyebab tokek memili kemampuan untuk menempel dengan kuat. Para ilmuwan pun mulai meniru hal ini untuk menciptakan lem perekat. Sayangnya lem [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_692" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/11/supliertokek.jpg"><img class="size-full wp-image-692" title="supliertokek" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/11/supliertokek.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">lem lengket tokek</p></div>
<p>Sejak dahulu para ilmuwan terpikat dengan kemampuan tokek yang bisa berjalan melewati dinding maupun diatas atap rumah. Beberapa tahun terkahir, ilmuwan menemukan bahwa rambut-rambut kecil yang berada di bagian bawah telapak kaki tokek menjadi penyebab tokek memili kemampuan untuk menempel dengan kuat. Para ilmuwan pun mulai meniru hal ini untuk menciptakan lem perekat.</p>
<p>Sayangnya lem perekat yang ditiru dari tokek ini tak memiliki daya lengket yang mumpuni seperti yang dimiliki oleh tokek, setelah digunakan beberapa kali maka daya lengketnya pun berkurang.</p>
<p>Tak kurang akal maka para ilmuwan dari Northwwestern University di Everton mulai melirik ke hewan lain yang biasa hidup di air, yaitu sejenis remis. Remis ini seperti kerang, dan biasa hidup di sungai, danau atau laut. Remis ini memiliki kemampuan yang kuat untuk menempel di batu atau badan kapal, bahkan walaupun ada ombak yang menerjangnya, remis ini tetap kuat menempel di badan kapal.</p>
<p>Lalu sebenarnya bahan lengket apa yang dikeluarkan oleh remis ini? Ternyata dari kaki-kakinya remis ini mengeluarkan zat lengket mirip plester yang bisa menempel di obyek tempat dia bersandar. Zat ini bisa dipakai hingga 1000 kali tanpa kehilangan daya lengketnya. Tidak seperti plester yang biasa kita pakai jika dipakai berulang-ulang maka daya lengketnya akan berkurang. Dan kelebihan yang lain adalah mampu bekerja di bidang basah maupun kering.</p>
<p>Ilmuwan menyebut zat ini sebagai 3,4-dihydroxy-L-phenylalanine atau disingkat sebagai DOPA. Para ilmuwan pun membuat sebuah material mirip kaki tokek yang terdiri dari rambut-rambut halus dengan panjang 600 nm dan lebar 400 nm. Satu nanometer panjangnya adalah seperbilion meter.</p>
<p>Ilmuwan pun kemudian melapisi material ini dengan DOPA dan hasilnya material itu lengket ke sebuah obyek seperti layaknya sebuah plester. Lalu apa dari manfaat penemuan ini? Banyak sekali hal yang akan bisa dikembangkan misalnya dibidang kedokteran kita bisa membuat perban yang bisa menempel kuat ditubuh kita jadi perban itu tak akan bisa lepas walaupun kita sedang berenang atau dokter bisa menggunakannya untuk menutup luka akibat operasi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2010/11/lem-super-lengket/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pasta Gigi: Padat atau Cair?</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2010/11/pasta-gigi-padat-atau-cair/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2010/11/pasta-gigi-padat-atau-cair/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Nov 2010 13:11:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel kimia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=688</guid>
		<description><![CDATA[Pasta gigi merupakan salah satu kebutuhan yang tidak bisa kita lepaskan dari kehidupan sehari-hari. Dipasaran terdapat berbagai macam jenis pasta gigi, ada yang bertujuan untuk membuat gigih putih, nafas segar, mencegah gigi keropos dan lainnya. Setiap tahun pabrik pasta gigi menghabiskan jutaan rupiah untuk melakukan penelitian dalam bidang pasta gigi, dengan demikian mereka dapat membuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/11/pastagigi.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-689" title="pastagigi" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/11/pastagigi.jpg" alt="" hspace="10" vspace="10" width="300" height="182" /></a>Pasta gigi merupakan salah satu kebutuhan yang tidak bisa kita lepaskan dari kehidupan sehari-hari. Dipasaran terdapat berbagai macam jenis pasta gigi, ada yang bertujuan untuk membuat gigih putih, nafas segar, mencegah gigi keropos dan lainnya. Setiap tahun pabrik pasta gigi menghabiskan jutaan rupiah untuk melakukan penelitian dalam bidang pasta gigi, dengan demikian mereka dapat membuat pasta gigi yang lebih baik, bermutu, dan tentunya disenangi banyak konsumen.</p>
<p>Bagimana pasta gigi dibentuk? Pasta gigi dibentuk dari material padat berukuran kecil yang disebarkan kedalam cairan. Kemuian dihasilkan wujud material yang kita sebut sebagai pasta. Bentuk ini sangat stabil artinya kedua fasa yaitu padat dan cair tidak akan terpisah dalam waktu yang lama.</p>
<p>Penting sekali untuk menjaga agar pasta gigi tetap dalam wujud pasta. Tentunya kamu tak mau kan membeli pasta gigi yang bentuknya larutannya seperti kamu mencampurkan air dan tanah?</p>
<p>Nah disinilah pentingnya ilmu kimia. Ilmuwan mempelajari bagaimana agar molekul larutan dan padatan yang membentuk pasta gigi dapat tetap terikat bersama sehingga membentuk pasta yang stabil.</p>
<p>Jika pabrik pasta gigi membuat formula baru, maka mereka akan melakukan penelitian yang panjang agar menemukan perbandingan bahan yang tepat agar bisa mendapatkan pasta gigi yang stabil.</p>
<p>Sebenarnya mudah saja membuat pasta gigi menjadi tidak stabil dan tentu saja kamu melakukannya setiap hari. Bukankah setelah menggosok gigi kita selalu berkumur? ya, dengan menambahkan air yang cukup banyak atau mengencerkannya maka kestabilan pasta gigi akan terusik hingga bagian padatan dan cairannya akan terpisah.</p>
<p>Untuk membuktikan ini maka ambilah pasta gigi kira-kira 2 cm lalu masukkan ke dalam segelas air, aduk bebrapa saat hingga bercampur rata lalu diamkan beberapa saat setelah itu lihatlah, pasti akan terdapat bagian padatan yang mengendap dibagian bawah gelas.</p>
<p>Inilah pentingnya ilmu kimia. Kimia ada disekitar kita dan membentuk kehidupan manusia sehari-hari. Dan dengan mempelajari kimia maka kita akan dapat memahami alam semesta.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2010/11/pasta-gigi-padat-atau-cair/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa ITS Ciptakan Mobil Berbahan Lemon</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2010/10/mahasiswa-its-ciptakan-mobil-berbahan-lemon/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2010/10/mahasiswa-its-ciptakan-mobil-berbahan-lemon/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Oct 2010 10:09:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel kimia]]></category>
		<category><![CDATA[Asam]]></category>
		<category><![CDATA[Car Competition]]></category>
		<category><![CDATA[Cuso4]]></category>
		<category><![CDATA[Gerak]]></category>
		<category><![CDATA[Hamzah Fansuri]]></category>
		<category><![CDATA[Harian Surya]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Institut Teknologi Sepuluh]]></category>
		<category><![CDATA[Institut Teknologi Sepuluh Nopember]]></category>
		<category><![CDATA[Jeruk]]></category>
		<category><![CDATA[Kamis]]></category>
		<category><![CDATA[Larutan]]></category>
		<category><![CDATA[Lubang]]></category>
		<category><![CDATA[Panitia]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[Warta]]></category>
		<category><![CDATA[Wijaya]]></category>
		<category><![CDATA[Yehuda]]></category>
		<category><![CDATA[Znso4]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=665</guid>
		<description><![CDATA[Berita menggembirakan datang dari para mahasiswa kita, kali ini datang dari empat Mahasiswa Jurusan teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) yang telah berhasil membuat mobil berbahan bakar sari lemon. Mobil yang diciptakan khusus untuk acara Taiwan 2010 Chemical Engineering Car Competition (Chem-E Car Competition) ini juga telah diuji coba pada hari kamis yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berita menggembirakan datang dari para mahasiswa kita, kali ini datang dari empat Mahasiswa Jurusan teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS)  yang telah berhasil membuat mobil berbahan bakar sari lemon.</p>
<p><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/10/tekkimitsbikinmobilberbahanlemon.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-666" title="tekkimitsbikinmobilberbahanlemon" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/10/tekkimitsbikinmobilberbahanlemon.jpg" alt="" width="450" height="450" /></a></p>
<p>Mobil yang diciptakan khusus untuk acara <em>Taiwan 2010 Chemical Engineering Car Competition  (Chem-E Car Competition)</em> ini juga telah diuji coba pada hari kamis yang lalu.</p>
<p>Spektronics merupakan nama tim mereka yang terdiri dari Hardiyanto dwi ratno  Wijaya (ketua), serta Donnyanto, Yeremia Yehuda, dan Rizka Nursyamsiah Ratfiandini sebagai anggota.</p>
<p>Panitia penyelenggara telah menetapkan bahwa jarak tempuh mobil yang dibuat adalah berjarak 30 meter yang wajib ditempuh dalam waktu maksimal dua menit. Oleh sebab itu tim ini harus membuat mobil dengan menghasilkan energi yang dapat menggerakkan mobil dengan berat tertentu dengan gerak yang tepat dan jarak yang sesuai. Maka terciptalah sebuah mobil berbahan bakar alternatif dari sari lemon.</p>
<p>Mobil berukuran 30 cm x 40 cm x 18 cm ini sistem kerjanya menggunakan elektrokimia dengan cairan berupa sari lemon yang diformulasi dengan CuSO4 dan ZnSO4.  Air jeruk lemon yang notabentenya adalah larutan asam disuntikan dalam lubang boks berjumlah 18 yang ada di dalam mobil bermassa 2 Kg tersebut.</p>
<p>Mobil karya tim Spektronics ini akan diadu dengan para peserta lomba lain dari negara Asia Pasifik termasuk Amerika pada tanggal 5-8 Oktober mendatang di Howard International House (Civil Service Development Institute) Taipei, Taiwan.</p>
<p>Sementara itu Rektor ITS, Priyo Suprobo  yang dilansir di harian Surya memberi apresiasi pada penemuan ini, &#8220;Indonesia baru pertama kali ini mengikuti kompetisi se Asia Pasifik serta ITS adalah delegasi Indonesia satu-satunya&#8221;, ujar beliau.</p>
<p>Kita doakan saja Tim Spektronics yang dibimbing oleh Hamzah Fansuri dan Prof. Renanto ini berhasil di ajang tersebut. Bravo Mahasiswa ITS! (dari berbagai sumber foto bukan mobil yang sebenarnya-berita diambil dari Warta.com)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2010/10/mahasiswa-its-ciptakan-mobil-berbahan-lemon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Happy Milad Untuk BuckyBalls</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2010/09/happy-milad-untuk-buckyballs/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2010/09/happy-milad-untuk-buckyballs/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 04:21:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel kimia]]></category>
		<category><![CDATA[Happy Milad Untuk BuckyBalls]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=640</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini (Baca: 4 September 2010) adalah peringatan penemuan BuckyBalls yang ke-25. Tahukah kamu apa itu Buckyballs? Buckyballs adalah salah satu jenis allotrop karbon, allotrop adalah berbagai macam bentuk kristal atau struktur molekul suatu unsur. BuckyBalls dikenal sebagai alotrop ke-3 dari karbon, dua diantaranya sudah familiar dengan kita yaitu grafit (bahan pengisi pensil) dan diamond. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini (Baca: 4 September 2010) adalah peringatan penemuan BuckyBalls yang ke-25. Tahukah kamu apa itu Buckyballs? Buckyballs adalah salah satu jenis allotrop karbon, allotrop adalah berbagai macam bentuk kristal atau struktur molekul suatu unsur. BuckyBalls dikenal sebagai alotrop ke-3 dari karbon, dua diantaranya sudah familiar dengan kita yaitu grafit (bahan pengisi pensil) dan diamond.</p>
<p>BuckyBalls merupakan salah satu molekul dengan bentuk paling bulat dan paling simetri yang pernah dikenal manusia. Sejak penemuan BuckyBalls pada tahun 1985, sekarang telah berhasil dibuat ribuan BuckyBalls dengan bentuk dan ukuran yang berbeda. Salah satu Buckyballs yang paling terkenal adalah yang terdiri dari 60 atom karbon (C60) dan disebut sebagai &#8220;icosahedron&#8221;. Jika Anda sulit membayangkan maka gunakan &#8220;bola sepak&#8221;, bentuk bola sepak yang dibangun dari 12 pentagon dan 20 heksagon merupakan representasi bentuk BuckyBalls C60 yang paling sesuai.</p>
<div id="attachment_643" class="wp-caption aligncenter" style="width: 448px"><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/09/C60_Buckyball.gif"><img class="size-full wp-image-643" title="C60_Buckyball" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/09/C60_Buckyball.gif" alt="" width="438" height="422" /></a><p class="wp-caption-text">Sumber:Wikipedia.org</p></div>
<p>Identik dengan bentuk bola sepak (perhatikan bentuk heksagon dan pentagon yang ada dipermukaan bola.</p>
<p><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/09/bolasepak.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-644" title="bolasepak" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/09/bolasepak.jpg" alt="" width="253" height="266" /></a></p>
<p><strong>Sejarah Penemuan BuckyBalls</strong></p>
<p>Pada tahun 1980, Kimiawan Inggris dari University of sussex, Harold W. Kroto mempelajari komposisi kimia dari bintang yang ada di luar angkasa dengan menggunakan mikrowave spektroskopi. Hasil analisis yang diperoleh diketahui bahwa atmosfer bintang tersebut terdiri dari senyawaan sianopoliena, dimana zat ini memiliki ikatan antara karbon dan nitrogen. Prof. Kroto pun kemudian ingin mempelajari lebih lanjut bagaimana ikatan ini terbentuk.</p>
<div id="attachment_646" class="wp-caption aligncenter" style="width: 466px"><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/09/percobaansmalley1.png"><img class="size-full wp-image-646" title="percobaansmalley" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/09/percobaansmalley1.png" alt="" width="456" height="415" /></a><p class="wp-caption-text">sumber:http://cnx.org/content/m14355/latest/</p></div>
<p>Di benua lain, Robert F. Curl dan Richard E. Smalley dari University of Texas, Amerika sedang melakukan penelitian mengenai kluster logam menggunakan mikrowave spektroskopi juga. Di laboratoriumnya, Prof. Smalley memiliki alat yang dapat menguapkan berbagai macam material menjadi plasma, oleh sebab itulah Prof. kroto menghubungi kedua peneliti ini dan akhirnya pada tahun 1985 prof. Kroto bergabung dengan Prof. Smalley untuk melakukan penelitian mengenai penguapan atom karbon.</p>
<p>Kedua peneliti ini melakukan percobaan dengan menembakkan berkas laser berenergi tinggi ke piringan grafit yang berputar. Gas helium (He) dipakai sebagi &#8220;gas pembawa&#8221; hasil dari penembakkan itu agar bisa di analisis menggunakan spektrometer massa. Helium dipakai disebabkan gas ini bersifat inert sehingga tidak akan bereaksi dengan uap karbon.</p>
<p>Panas yang didapat dari penyinaran laser yang begitu besar dapat memutuskan ikatan karbon-karbon yang ada di grafit. Setelah karbon ini teruapkan maka atom-atom karbon yang terbentuk didinginkan dan terkondensasi dalam uap helium bertekanan tinggi, Atom karbon saling bertumbukkan dan membentuk ikatan yang baru. Setelah beberapa kali melewati proses pendinginan maka karbon yang terbentuk ini akhirnya dianalisis dengan menggunakan spektrometer massa. Dari hasil analisis spektrometer massa Prof. Kroto dan Prof. Smalley menemukan bahwa fragmen paling kecil dari kluster karbon yang paling dominan dan stabil adalah kluster dengan jumlah atom karbon sebanyak 60, dan selanjutnya mereka sebut sebagai C60.</p>
<div id="attachment_648" class="wp-caption aligncenter" style="width: 210px"><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/09/fuleren.png"><img class="size-full wp-image-648" title="fuleren" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/09/fuleren.png" alt="" width="200" height="218" /></a><p class="wp-caption-text">sumber: fuleren C540 (http://cnx.org/content/m14355/latest/)</p></div>
<p>Langkah selanjutnya kedua Profesor tersebut harus menentukan bagaimana struktur dari C60 itu. Mereka bekerja keras untuk menentukan model yang tepat dan mewakili kestabilan dari C60.</p>
<p>&#8220;Geometri molekul yang memiliki kestabilan yang tinggi seharusnya berbentuk bulat (spherical), karena bentuk ini memungkinkan masing-masing atom karbon menggunakan kemampuan untuk membentuk ikatan. Jika berbentuk seperti rantai atau lembaran maka akan masih terdapat atom karbon yang belum berikatan pada bagian ujungnya&#8221;, kata Prof. Smalley menjelaskan.</p>
<p>Prof. Smalley juga menambahkan bahwa molekul itu harus memiliki tingkat kesimetrian yang tinggi, dimana kontruksi yang memungkinkan yang memenuhi syarat ini hanyalah bentuk bola. Bola jika dipotong melintang dari berbagai arah selalu menghasilkan bentuk yang simetri.</p>
<p>Untuk membuktikan ini maka Prof. Smalley menggunting kertas berbentuk heksagon dan pentagon, dia merakit kertas-kertas itu sedemikian rupa, dan viola! Smalley berhasil membuat bentuk bola dari 12 pentagon dan 20 heksagon. Smalley, kroto, dan Curl  kemudian memberi nama  molekul yang mereka temukan dengan nama &#8220;BuckminsterFullerene&#8221; setelah seorang arsitek Amerika, Richard Buckminster Fuller menggunakan heksagon dan pentagon untuk membangun kubah geodesiknya.</p>
<p><strong>Sifat Kimia &amp; Fisika BuckyBalls</strong></p>
<div id="attachment_649" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/09/fulerenc80.png"><img class="size-full wp-image-649" title="fulerenc80" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2010/09/fulerenc80.png" alt="" width="200" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Fulerene C80 (sumber: http://cnx.org/content/m14355/latest/)</p></div>
<p>Disebabkan BuckyBalls tergolong zat yang relatif masih baru, maka sampai sekarangpun sifat-sifat yang dimilikinya masih banyak dipelajari. Bentuk BuckyBalls yang unik dan ikatan yang terdapat didalamnya merupakan hal menarik yang banyak diteliti.</p>
<p>BuckyBalls memiliki kestabilan yang tinggi dikarenakan bentuknya yang hampir bulat, seperti halnya bola jika kita tekan dan kemudian kita lepaskan maka BuckyBalls akan kembali ke bentuk semula. Begitu juga bila kita benturkan dengan material lain, maka BuckyBalls akan memantul kembali ke arah kita.</p>
<p>Dikarenakan seluruh atom karbon menggunakan ikatannya secara maksimal maka BuckyBalls juga bersifat inert, dan susah mengalami reaksi jika dibandingkan dengan satu atom karbon. Elektron yang ada di atom karbon BuckyBalls saling terdelokalisasi (bebas bergerak) hal inilah yang membuat BuckyBalls bersifat inert. Meskipun BuckyBalls memeliki kelarutan yang kecil dengan berbagai macam pelarut, akan tetapi BuckyBalls merupakan satu-satunya alotrop karbon yang mudah larut. Karena bagian dalam BuckyBall berongga, maka bagian tengahnya dapat diisi oelh atom lain.</p>
<p><strong>Aplikasi BuckyBalls</strong></p>
<p>Apa yang membuat BuckyBalls sangat penting? Berikut beberapa aplikasi yang dapat diterapkan pada BuckyBalls.</p>
<p>Dibidang kedokteran, BuckyBalls diapakai sebagai alat diagnosa dan kandidat obat. Simon Friedman, seorang peneliti dari University of Kansas menggunakan BuckyBalls untuk melekatkan obat agar lebih presisi kepada molekul target. Friedman berhasil melekatkan inhibitor protease 50x lebih presisi pada bagian aktif virus HIV dengan memakai BuckyBalls, sehingga dengan cara ini BuckyBalls dapat dipakai sebagai &#8220;obat berbahan dasar fulerene&#8221; untuk mengobatai penyakit AIDS.</p>
<p>BuckyBalls dipakai dalam sirkuit elektronik untuk meningkatkan konduktifitasnya sampai ribuan kali lipat. Karena bentuknya yang bulat maka BuckyBalls juga diaplikasikan pada teknologi lubricant. BuckyBalls jika diisi dengan ion kalium maka akan diperoleh superkonduktor. Teknologi BuckyBalls juga merambah ke penerapan katalis, menempelkan buckyballs ke permukaan logam memungkinkan pembuatan jenis katalis baru.</p>
<p><strong>Referensi:</strong></p>
<ul>
<li>http://cnx.org/content/m14355/latest/</li>
<li>http://www.nanotech-now.com/nanotube-buckyball-sites.htm</li>
<li>http://scifun.chem.wisc.edu/chemweek/buckball/buckball.html</li>
<li>http://en.wikipedia.org/wiki/Fullerene</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2010/09/happy-milad-untuk-buckyballs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kimia Aspartam: Gula Dengan Kalori “0”</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2009/08/kimia-aspartam-gula-dengan-kalori-%e2%80%9c0%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2009/08/kimia-aspartam-gula-dengan-kalori-%e2%80%9c0%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 18:29:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel kimia]]></category>
		<category><![CDATA[gula rendah kalori]]></category>
		<category><![CDATA[sifat kimia aspartam]]></category>
		<category><![CDATA[sintesis aspartam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=187</guid>
		<description><![CDATA[Aspartam merupakan pemanis buatan dari golongan gula non-sakarida yang banyak dipakai untuk produk-produk diet atau produk rendah kalori. Aspartam lebih manis sekitar 180-200 kali daripada gula biasa dengan konsentrasi yang sama. Artinya dengan menggunakan pemanis ini maka kita hanya memerlukan 1/200 kali lebih sedikit aspartam dibanding dengan menggunakan gula biasa. Aspartam tak lain adalah metil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-191" title="struturaspartam" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2009/08/struturaspartam.jpg" alt="struturaspartam" hspace="10" vspace="10" width="200" height="163" />Aspartam merupakan pemanis buatan dari golongan gula non-sakarida yang banyak dipakai untuk produk-produk diet atau produk rendah kalori. Aspartam lebih manis sekitar 180-200 kali daripada gula biasa dengan konsentrasi yang sama. Artinya dengan menggunakan pemanis ini maka kita hanya memerlukan 1/200 kali lebih sedikit aspartam dibanding dengan menggunakan gula biasa.</p>
<p>Aspartam tak lain adalah metil ester dari dipeptida asam amino alami yaitu asam aspartat dan fenilalanin. Aspartam ditemukan secara tidak sengaja oleh James Schlatter, seorang kimiawan G D Searle Co pada tahun 1965. Schlatter tanpa diduga telah mensintesis aspartame pada saat dia membuat obat anti pereda nyeri.<br />
<strong><span style="color: #000080;">Sintesis Aspartam</span></strong></p>
<p>Terdapat 3 reagen yang diperlukan untuk sintesis aspartame yaitu, methanol, fenilalanin, dan asam aspartat. Bahan awal yang dibutuhkan untuk membuat aspartame adalah campuran rasemat dari fenilalanin, hanya L-fenilalanin yang akan digunakan untuk sintesis. Isomer L dan D dari fenilalanin dipisahkan dengan penambahan Ac2O dan NaOH, hasil reaksinya kemudian direaksikan dengan Porcine Kidney Acylase dan kemudian diekstraksi dengan pelarut organik diikuti dengan pengasaman. D-fenilalanin akan terdapat di fasa organik sedangkan L-fenilalanin akan terdapat pada fasa air.</p>
<p>Gugus asam L-fenilalanin kemudian diubah menjadi metil ester dengan menggunakan methanol dan HCl.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://www.belajarkimia.com/images/sintesisaspartam.JPG" alt="" /></p>
<p>Terakhir mereaksikan metil ester fenilalanin dengan asam aspartat untuk menghasilkan struktur dipeptida. Tahap ini memerlukan beberapa tahap sebab gugus fungsi asam pada asam aspartat harus dilindungi agar tidak bereaksi, yang kita perlukan hanya satu dari dua gugus fungsi asam aspartat yang nantinya bereaksi dengan gugus fungsi amina pada metil ester fenilalanin.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://www.belajarkimia.com/images/sintesisaspartam2.JPG" alt="" /></p>
<p><strong><span style="color: #000080;">Sifat Kimia Aspartam</span></strong></p>
<p>Aspartam memiliki rumus kimia C14H18N2O5 dan berat molekul 294.31 Aspartam memiliki dua gugus fungsi yang bisa terionisasi dan keduanya ada pada bagian residu asam aspartat. Pada pH netral, aspartam ada dalam dua bentuk terionisasi. Aspartam stabil maksimal pada pH 4,3. Aspartam pada suhu kamar berbentuk bubuk putih yang tidak berbau dan titik leburnya 248-250<sup>0</sup>C.<br />
<span style="color: #000080;"><strong>Mengapa Aspartam Disebut Gula Dengan 0 Kalori?</strong></span></p>
<p>Agar kita mengetahui mengapa aspartam disebut gula 0 kalori maka marilah kita melakukan suatu perhitungan sederhana. Misalkan suatu produk minuman dengan kemasan botol 330 mL memerlukan gula biasa sebanyak 50 gram untuk mendapatkan tingkat kemanisan tertentu sesuai dengan standart minuman tersebut, maka dengan menggunakan aspartam kita hanya memerlukan: (kita menggunakan tingkat kemanisan aspartam 200 kali dari gula biasa)</p>
<p>Gram aspartame yang dibutuhkan:</p>
<p>= 1/200 x 50 g</p>
<p>= 0,25 g</p>
<p>Aspartam dimetabolisme dalam tubuh menjadi komponen penyusunnya yaitu asam aspartat, fenilalanin, dan methanol. Seperti halnya asam amino yang lain maka setiap gram asam amino dimetabolisme dalam tubuh dengan menghasilkan 4 kalori, karena kita memiliki 0,25 g aspartame maka:</p>
<p>Mol aspartame</p>
<p>= 0,25/294.31</p>
<p>= 8,5 x10<sup>-4</sup> mol</p>
<p>Reaksi penguraian aspartame menjadi penyusunnya :</p>
<p>C14H18N2O5  + 3H2O +2H+ -&gt; C4H7NO4 + C9H11NO2 + CH3OH + H2O</p>
<p>Perbandingan mol asam aspartat dan fenilalanin adalah 1:1 maka massa masing-masing asam amino ini adalah:</p>
<p>Asam aspartat</p>
<p>= 8,5 x10<sup>-4</sup> mol x 133 = 0,11 g</p>
<p>Fenilalanin</p>
<p>= 8,5 x10<sup>-4</sup> mol x 165 = 0,14 g</p>
<p>Kalori yang dihasilkan adalah:</p>
<p>= (0,11 g + 0,14 g ) x 4 = 1 kalori</p>
<p>Dari perhitungan diatas dapat diketahui bahwa dengan mengkonsumsi minuman yang menggunakan aspartame sebagai pemanis maka kita hanya memperoleh 1 kalori saja. Hal ini sama saja dengan mengatakan kalorinya bisa diabaikan oleh sebab itulah maka aspatam bisa dipakai sebagai pengganti gula dengan 0 kalori.</p>
<p>Referensi:</p>
<ul>
<li>http://www.3dchem.com/molecules.asp?ID=24#</li>
<li>http://www.chemistrydaily.com/chemistry/Aspartame</li>
<li>http://www.chm.bris.ac.uk/webprojects2000/srogers/sarah.html</li>
<li>http://www.elmhurst.edu/~chm/vchembook/549aspartame.html</li>
<li>http://chemicalland21.com/lifescience/foco/ASPARTAME.htm</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2009/08/kimia-aspartam-gula-dengan-kalori-%e2%80%9c0%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengubah CO2 Menjadi Metanol</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2009/05/mengubah-co2-menjadi-metanol/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2009/05/mengubah-co2-menjadi-metanol/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 15:47:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kimia]]></category>
		<category><![CDATA[bahan bakar alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[biofuel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[Dalam laporan tertulis yang dimuat di International Chemistry Journal Angewandte Chemie, para ilmuwan Singapore Institute of Bioengineering and Nanotechnology (IBN) telah sukses memanfaatkan gas karbondioksida (CO2) untuk diubah menjadi methanol ( CH3OH ) dengan meggunakan organokatalis. &#8220;Hasil kerja kami telah berkontribusi dalam penggunaan CO2 yang terdapat di alam untuk diubah menjadi produk yang lebih menjanjikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-152" title="14z806058" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2009/05/14z806058.gif" alt="14z806058" hspace="10" vspace="10" width="350" height="220" />Dalam laporan tertulis yang dimuat  di International Chemistry Journal Angewandte Chemie, para ilmuwan Singapore Institute of Bioengineering and Nanotechnology (IBN) telah sukses memanfaatkan gas karbondioksida (CO2) untuk diubah menjadi methanol ( CH3OH ) dengan meggunakan organokatalis. &#8220;Hasil kerja kami telah berkontribusi dalam penggunaan CO2 yang terdapat di alam untuk diubah menjadi produk yang lebih menjanjikan yaitu methanol&#8221; kata Siti Nurhanna Riduan, salah satu staf senior IBN.</p>
<p>Hal yang sangat menarik dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti IBN adalah reaksi perubahan karbondioksida menjadi methanol tidak dilakukan dalam kondisi yang ekstrim, seperti misalnya suhu dan tekanan tinggi serta kondisi lingkungan reaksi yang terkontrol akan tetapi reaksi tersebut dapat dijalankan pada suhu kamar dan tekanan biasa, dan yang lebih menarik lagi katalis yang terlibat dalam reaksi perubahan CO2 menjadi CH3OH relatif murah, stabil, mudah disimpan, dan tidak mengandung logam berat sehingga ramah terhadap lingkungan.</p>
<p>Diharapkan dengan menggunakan teknik yang dilakukan para peneliti IBN nantinya kita akan dapat memanfaatkan karbondioksida yang sangat berlimpah keberadaannya menjadi aternatif sumber energi industri yang murah.</p>
<p>Katalis yang dipergunakan oleh para peneliti IBN disini adalah dari golongan N-heterocyclic carbenes (NHCs).</p>
<p>Yegn Zhang, Ph.D, pemimpin team peneliti IBN menerangkan bahwa karbondiaksida akan bereaksi dengan NHCs membentuk NHCs-CO2 yang teraktifasi, CO2 yang teraktifasi ini akan tereduksi oleh Hidrosilan yang berfungsi sebagai penyedia hydrogen. Kemudian hasil reaksinya dihidrolisis menggunakan air sehingga dihasilkan methanol.<br />
Penelitian kami sebelumnya menunjukan bahwa NHCs dapat dipergunakan lebih banyak lagi misalnya sebagai antioksidan untuk melawan proses degeneratif, dan sekarang kami sukses telah menggunakan NHCs untuk mengubah CO2 menjadi metanol yang membantu untuk mengurangi efek CO2 pada lingungan.</p>
<p>Di IBN kami banyak melakukan inovasi guna menemukan proses reaksi yang menggunakan energi yang bersih dengan bantuan “green chemistry” dan nanoteknologi, untuk menghadapi polusi lingkungan, pemanasan global, dan meningkatkan penggunaaan energi yang tidak berbasis bahan bakar fosil, kami berharap dapat menyediakan energi alternatif untuk industri  kata direktur eksekutif IBN Jackie Y. Ying, Ph.D</p>
<p>Referensi:<br />
Diterjemahkan dan diceritakan ulang dari ScienceDaily.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2009/05/mengubah-co2-menjadi-metanol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mobil Berbahan Bakar Gas Hydrogen-Bagaimana Bisa?</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2008/11/mobil-berbahan-bakar-gas-hydrogen-bagaimana-bisa/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2008/11/mobil-berbahan-bakar-gas-hydrogen-bagaimana-bisa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 15:53:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kimia]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Berbahan Bakar Gas Hydrogen-Bagaimana Bisa?]]></category>
		<category><![CDATA[sel bahan bakar]]></category>
		<category><![CDATA[sel hidrogen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Sel bahan bakar (Fuel cell) merupakan cikal bakal penerapan sel elektrokimia pada alat transportasi. Sel bahan bakar tak lain adalah sel elektrokimia yang menggunakan zat-zat yang bersifat mudah terbakar seperti hydrogen, metana, methanol, bahkan solar untuk menghasilkan energi. Yang sering dipergunakan dan diteliti oleh banyak institusi adalah sel bahan bakar yang menggunakan gas hydrogen. Sel [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Sel bahan bakar (Fuel cell) merupakan cikal bakal penerapan sel elektrokimia pada alat transportasi. Sel bahan bakar tak lain adalah sel elektrokimia yang menggunakan zat-zat yang bersifat mudah terbakar seperti hydrogen, metana, methanol, bahkan solar untuk menghasilkan energi.</p>
<p align="justify">Yang sering dipergunakan dan diteliti oleh banyak institusi adalah sel bahan bakar yang menggunakan gas hydrogen. Sel jenis ini disebut sebagai “hydrogen fuel celll”(HFC). HFC ini menggunakan gas hydrogen dan gas oksigen sebagai oksidator, bahan bakar dengan menggunakan HFC tidak mencemari lingkungan karena limbahnya hanya berupa uap air. Reaksi yang terjadi dalam HFC dapat ditulis sebagai berikut:</p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #ff0000;">H2 (g) + ½ O2 (g) -&gt; H2O (l)</span></strong></p>
<p align="justify">Pada suhu kamar dan tekanan 1 atm reaksi diatas menghasilkan E sel sebesar 1,23 Volt. Bagimana bisa sebuah mobil dapat dijalankan dengan menggunakan HFC yang hanya menghasilkan energi sebesar 1,23 V? Ingat besar E sel tersebut hanya untuk satu sel elektrokimia. Alat transportasi berbahan bakar hydrogen biasanya menggunakan benyak sekali sel elektrokimia yang saling berhubungan-dan tentu saja hal ini akan menghasilkan energi yang cukup untuk menggerakkan mobil bahkan sebuah bus.</p>
<p align="justify">Beberapa keuntungan dari HFC adalah pengurangan terhadap ketergantungan dengan bahan bakar fosil, efisiensi yang cukup tinggi, tidak menimbulkan dampak negative bagi lingkungan, relative cukup aman, pengurangan emisi karbon dan sebaginya.</p>
<p><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/68/Hydrogen_vehicle.jpg/180px-Hydrogen_vehicle.jpg" alt="" hspace="10" vspace="10" align="right" /></p>
<p align="justify">Namun ada juga beberapa keterbatasan dari penggunaan HFC diantaranya tingginya biaya manufaktur, sulitnya penyimpanan gas hydrogen dimana gas hydrogen sangat reaktif, dan sulitnya untuk memindahkan hydrogen dari satu tempat  ke tempat yang lain. Dapat kita bayangkan bahwa membawa gas hydrogen sama halnya dengan membawa bom atom ke mana-mana.<br />
Namun dengan adanya keterbatasan tersebut akan semakin memacu para elektrokimiawan unutk melakukan riset lebih lanjut. Terbukti sekarang banyak mobil hybrid yang beredar dipasaran seperti Toyota Prius, Toyota Camry Hybrid, Ford Escape Hybrid, dan Honda Insight.</p>
<p align="justify">Siapa tahu mobil masa depan dapat dijalankan dengan mamakai energi cahaya atau atau bahan bakar bakteri? Who knows?</p>
<p>Referensi:</p>
<p>http://www.answers.com/topic/fuel-cell</p>
<p>http://en.wikipedia.org/wiki/Hydrogen_vehicle</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2008/11/mobil-berbahan-bakar-gas-hydrogen-bagaimana-bisa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kimia &#8211; Sentral Semua Ilmu Pengetahuan &#8211; Definisi dan Cabang-Cabang Ilmu Kimia</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2008/10/kimia-sentral-semua-ilmu-pengetahuan-definisi-dan-cabang-cabang-ilmu-kimia/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2008/10/kimia-sentral-semua-ilmu-pengetahuan-definisi-dan-cabang-cabang-ilmu-kimia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 11:32:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kimia]]></category>
		<category><![CDATA[cabang-cabang ilmu kimia]]></category>
		<category><![CDATA[definisi kimia]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu kimia sebagai sentral ilmu pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang terlintas dalam benak anda ketika mendengar kata &#8220;Kimia&#8221;? Apakah itu Bom? rentetan rumus-rumus kimia yang membuat pusing, ataukah Laboratorium yang di huni orang-orang dengan kacamata tebal dan berbagai macam botol berisi cairan warna-warni? Apapaun yang terdapat dalam pikiran anda tentang kimia, memang kita tidak bisa terlepas dari aspek-aspek kimia dalam kehidupan sehari-hari kita. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.sxc.hu/pic/s/c/cl/clix/1021854___atomic__.jpg" alt="" hspace="10" vspace="10" align="left" /></p>
<p align="justify">Apa yang terlintas dalam benak anda ketika mendengar kata &#8220;Kimia&#8221;? Apakah itu Bom? rentetan rumus-rumus kimia yang membuat pusing, ataukah Laboratorium yang di huni orang-orang dengan kacamata tebal dan berbagai macam botol berisi cairan warna-warni?</p>
<p><img src="http://www.sxc.hu/pic/s/g/gr/greschoj/1057832_toxic.jpg" alt="" hspace="10" vspace="10" align="right" /></p>
<p align="justify">Apapaun yang terdapat dalam pikiran anda tentang kimia, memang kita tidak bisa terlepas dari aspek-aspek kimia dalam kehidupan sehari-hari kita. Kita makan, bernafas, mengendarai mobil, memasak, bahkan mohon maaf buang air kecil pun atau gatal-gatal akibat digigit semut semuanya melibatkan proses kimia, lihatlah disekeliling kita apa yang tidak dibangun dari unsur kimia? pakain, kayu, membangun rumah, kertas, semuanya adalah substansi kimia. Dari proses yang paling sederhana seperti pembakaran gas LPG hingga yang terumit seperti proses pemebentukan alam semseta semuanya dapat dijelaskan secara kimia, bahkan keracunan makanan seperti yang diberitakan di TV bisa dijelaskan melalui proses kimia.</p>
<p><img src="http://www.sxc.hu/pic/s/v/vi/vierdrie/803086_lab_work.jpg" alt="" hspace="10" vspace="10" align="left" /></p>
<p align="justify">Apakah ilmu kimia itu? Kimia (ingris: chemistry) berasal dari bahasa Mesir Keme yang berarti &#8220;bumi&#8221; adalah ilmu yang mempelajari tentang komposisi, stuktur, dan sifat materi, beserta segala perubahan yang  menyertai terjadinya reaksi kimia. Jangkauan kimia tidak hanya mempelajari materi nonhayati tapi juga materi hayati serta proses kimia yang terjadi dalam makhluk hidup itu sendiri baik yang ada di bumi dan luar angkasa.</p>
<p align="justify">Tahukah kamu bahwa ilmu kimia sering disebut sebagai &#8220;Sentral Ilmu Pengetahuan atau Pusatnya Ilmu Pengetahuan&#8221; Kenapa? karena kimia dipakai, diterapkan, dan dibutuhkan untuk mendukung ilmu pengetahuan yang lain. Betapa tidak, banyak sekali bidang-bidang ilmu yang lain terikat dengan ilmu kimia, seperti bidang kedolteran, biologi, fisika, lingkungan, forensik, astronomi, farmasi, ilmu bahan, komputer, dan sebagainya.</p>
<p><img src="http://www.sxc.hu/pic/s/s/sv/svilen001/1010760_dna_1.jpg" alt="" hspace="10" vspace="10" align="right" /></p>
<p align="justify">Sebagai contoh, dalam bidang forensik digunakannya aplikasi test DNA, bidang farmasi dipergunakannya cara sintesis kimia organik, dibidang kedokteran ilmu kimia bisa menjelaskan proses metabolisme obat oleh enzim, dan tahukah kamu bahwa proses metabolisme makanan dapat dipelajari di cabang ilmu kimia yaitu biokimia. Analisis komposisi bintang dan benda angkasa yang lain sangat diperlukan oleh bidang astronomi.</p>
<p align="justify">Ilmu Kimia memiliki banyak cabang dan sub cabang bahkan antara cabang yang satu dengan yang lain kadang kala saling overla, mempelajari satu cabang sangat terkait dengan cabang ilmu yang lain. Adapun cabang ilmu kimia diantaranya:</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://belajarkimia.com/images/cabangkimia.jpg" alt="" /></p>
<p align="justify"><strong><span style="color: #0000ff;">Kimia Analisa</span></strong>, yaitu cabang ilmu kimia yang mempelajari teknik analisa materi untuk menentukan komposisi dan struktur dari materi. Kimia analisa juga mempelajari cara analisa standart dan metode penelitian standart yang nantinya akan dipakai oleh cabang ilmu kimia yang lain.</p>
<p align="justify"><strong><span style="color: #0000ff;">Kimia Anorganik</span></strong>, mempelajari sifat dan reaksi senyawa anorganik. dari cabang ini muncul sub cabang ilmu yang lain seperti Kimia Katalis yang mempelajari cara membuat dan mempelajari katalis, Kimia Organometalik yaitu mempelajari sifat dan reaksi perpaduan senyawa organik-logam.</p>
<p align="justify"><strong><span style="color: #0000ff;">Kimia Organik</span></strong>, mempelajari sifat, struktur, mekanisme, dan reaksi senyawa organik. Untuk membedakan dengan senyawa anorganik maka senyawa organik adalah senyawa yang yang dibangun oleh rantai karbon. mempelajari kimia organik sangat penting bagi orang yang ingin mempelajari farmasi, biokimia, fitokimia, sintesis kimia dan ilmu yang lain.</p>
<p align="justify"><span style="color: #0000ff;"><strong>Biokimia</strong></span> adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari zat-zat kimia, reaksi kimia, dan interaksi zat-zat yang terdapat di dalam makhluk hidup. Biokimia berkolerasi dengan kimia organik, kimia medisinal, biologi molekular dan genetika.</p>
<p align="justify"><span style="color: #0000ff;"><strong>Kimia Fisika </strong></span>adalah cabang ilmu kimia yag mempelajari sifat fisika dan sifat dasar materi dari suatu sistem kimia atau proses kimia. Fokus kimia fisika umumnya berkisar  energi dan sifat thermodiamik suatu sistem. Sub cabang yang sangat penting dari kimia fisika adalah Kinetika Kimia, Elektrokimia, Spektroskopi, dan Thermokimia.</p>
<p align="justify"><span style="color: #0000ff;"><strong>Kimia Inti </strong></span>adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari bagaimana partiel-partiel subatom bergabung satu sama lain membentuk inti atom.</p>
<p align="justify"><span style="color: #0000ff;"><strong>Kimia Teori </strong></span>adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari kimia berdasarkan teori dengan dukungan ilmu matematika dan fisika dan penerapan kuantum mekanik yang disebut kimia kuantum.</p>
<p align="justify">Cabang-cabang ilmu kimia yang lain adalah Nanokimia, Neurokimia, Bioremediasi, Kimia Bahan Pangan, Kimia Pertanian, Kimia Flavor, Green Chemistry, Kimia matematika, Kimia Permukaan, Sintesis Kimia, SonoKimia, Kimia Organik Fisik, Farmakologi, ImunoKimia, Fitokimia, Geokimia dan masih banyak lagi.</p>
<p align="justify">Jadi dengan mempelajari kimia anda tidak usah khawatir nantinya akan bekerja di bidang yang mana sebab sudah jelas dengan mempelajari kimia anda bisa masuk kemana saja bidang ilmu pengetahuan yang anda suka.</p>
<p align="justify">Jadi &#8220;<span style="font-size: small;"><strong><span style="color: #ff0000;">Dare To Learn Chemistry Now</span></strong></span>?&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2008/10/kimia-sentral-semua-ilmu-pengetahuan-definisi-dan-cabang-cabang-ilmu-kimia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

