<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BelajarKimia.com &#187; ion senama</title>
	<atom:link href="http://belajarkimia.com/tag/ion-senama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://belajarkimia.com</link>
	<description>situs rujukan belakar kimia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Dec 2011 06:51:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Menentukan Konsentrasi Ion  Sulfat Maksimum Yang Harus Ditambahkkan Ke Dalam Larutan BaI2 Agar Larutan Menjadi Tepat Jenuh</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2008/05/menentukan-konsentrasi-ion-sulfat-maksimum-yang-harus-ditambahkkan-ke-dalam-larutan-bai2-agar-larutan-menjadi-tepat-jenuh/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2008/05/menentukan-konsentrasi-ion-sulfat-maksimum-yang-harus-ditambahkkan-ke-dalam-larutan-bai2-agar-larutan-menjadi-tepat-jenuh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 May 2008 04:09:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[ion senama]]></category>
		<category><![CDATA[jenuh]]></category>
		<category><![CDATA[Ksp]]></category>
		<category><![CDATA[lewat jenuh]]></category>
		<category><![CDATA[tepat jenuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Misalkan saja kita punya larutan Barium Iodida (BaI2) sebanyak 1 L di dalam beaker glass. Larutan tersebut kemudian kita tambahkan setetes demi setetes larutan MgSO4 (Magnesium sulfat). Pada awal penambahan larutan magnesium sulfat, endapan BaSO4 belumlah terbentuk. Pada keadaan seperti ini kondisi larutan dikatakan &#8220;belum jenuh&#8221; akan tetapi dengan berlangsungnya penambahan larutan magnesium sulfat yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Misalkan saja kita punya larutan Barium Iodida (BaI<sub>2</sub>) sebanyak 1 L di dalam beaker glass. Larutan tersebut kemudian kita tambahkan setetes demi setetes larutan MgSO<sub>4</sub> (Magnesium sulfat). Pada awal penambahan larutan magnesium sulfat, endapan BaSO<sub>4</sub> belumlah terbentuk. Pada keadaan seperti ini kondisi larutan dikatakan &#8220;belum jenuh&#8221; akan tetapi dengan berlangsungnya penambahan larutan magnesium sulfat yang semakin banyak maka larutan mulai menuju pada keadaan yang disebut sebagai &#8220;tepat jenuh&#8221;. Pada kondisi seperti ini konsentrasi BaSO<sub>4</sub> di dalam larutan adalah maksimum, dimana apabila ditambahkan larutan magnesium sulfat sedikit saja maka endapan BaSO<sub>4</sub> akan mulai terbentuk dan mengendap di dasar beaker glass. Kondisi yang demikian disebut sebagai larutan lewat jenuh. Jadi urutan terbentuknya endapan adalah melalui proses sebagai berikut:  larutan belum jenuh &#8211; larutan tepat jenuh (larutan jenuh) &#8211; larutan lewat jenuh.</p>
<blockquote><p>Perhatikan contoh berikut<strong><span style="color: #800000;">:</p>
<p>Berapa gram MgSO<sub>4</sub> yang dapat ditambahkan pada 13,0 mL BaI<sub>2</sub> 3.70 x 10<sup>-2</sup> M agar di dapat kondisi BaSO<sub>4</sub> tepat akan mengendap? (Ksp BaSO<sub>4</sub> 1.1 x 10<sup>-10</sup> )</span></strong></p></blockquote>
<p>Perlu di ingat bahwa kondisi larutan yang tepat akan mengendap adalah larutan pada keadaan tepat jenuh. Reaksi pengendapan BaSO<sub>4</sub> adalah sebagai berikut</p>
<p><strong><span style="color: #0000ff;">Ba<sup>2+</sup> + SO<sub>4</sub><sup>-2</sup> -&gt; BaSO<sub>4</sub></span></strong></p>
<p>Ksp BaSO<sub>4</sub> didefinisikan sebagai,</p>
<p><strong> Ksp = [Ba<sup>2+</sup>][SO<sub>4</sub><sup>-2</sup>]</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Konsentrasi Ba<sup>2+</sup> sudah dikethaui sebesar 3.70 x 10<sup>-2</sup> M, dengan mensubstitusi nilai tersebut ke persamaan Ksp diatas diperoleh,</p>
<p>1.1 x 10<sup>-10</sup> = (3.70 x 10<sup>-2</sup> M) x [SO<sub>4</sub><sup>-2</sup>]<br />
[SO<sub>4</sub><sup>-2</sup>] =2.97 x 10<sup>-9</sup> M</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi konsentrasi ion sulfat yang dibutuhkan untuk mencapai keadaan tepat jenuh adalah 2.97 x 10<sup>-9</sup> M, yang dapat diartikan diperlukan 2.97 x 10<sup>-9</sup> mol sulfat untuk tiap liternya. Padahal larutan yang kita miliki adalah sebanyak 13 mL. Oleh sebab itu mol sulfat yang diperlukan untuk 13 mL adalah</p>
<p>mol sulfat = 13/1000 x 2.97 x 10<sup>-9</sup><br />
mol sulfat = 3.861 x  10<sup>-11</sup></p>
<p>Reaksi ionisasi MgSO4 adalah :</p>
<p><strong><span style="color: #0000ff;"> MgSO<sub>4</sub> -&gt; SO<sub>4</sub><sup>-2</sup> + Mg<sup>2+</sup></span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">dari reaksi diatas dapat dilihat bahwa perbandingan mol MgSO<sub>4</sub> : SO<sub>4</sub><sup>-2</sup> = 1 : 1 , sehingga mol MgSO<sub>4</sub> adalah juga 3.861 x  10<sup>-11</sup>. Untuk merubah menjadi gram tinggal dikalikan dengan massa molarnya saja.</p>
<p>mass MgSO<sub>4</sub> = mol x Mr = 3.861 x  10<sup>-11</sup> x 120.415 g/mol<br />
mass MgSO<sub>4</sub> =  4.65<sup>-9</sup> gram</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2008/05/menentukan-konsentrasi-ion-sulfat-maksimum-yang-harus-ditambahkkan-ke-dalam-larutan-bai2-agar-larutan-menjadi-tepat-jenuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

