<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BelajarKimia.com &#187; model atom rutherford</title>
	<atom:link href="http://belajarkimia.com/tag/model-atom-rutherford/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://belajarkimia.com</link>
	<description>situs rujukan belakar kimia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Dec 2011 06:51:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Perkembangan Teori Atom Bagian I</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2009/08/perkembangan-teori-atom-bagian-i/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2009/08/perkembangan-teori-atom-bagian-i/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 09:53:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[definisi atom]]></category>
		<category><![CDATA[model atom dalton]]></category>
		<category><![CDATA[model atom rutherford]]></category>
		<category><![CDATA[model atom thompson]]></category>
		<category><![CDATA[teori atom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=200</guid>
		<description><![CDATA[Mempelajari tentang teori atom sangatlah penting sebab atom merupakan penyusun materi yang ada di alam semesta. Dengan memahami atom kita dapat mempelajari bagaimana satu atom dengan yang lain berinteraksi, mengetahui sifat-sifat atom, dan sebagainya sehigga kita dapat memanfaatkan aam semesta untuk kepentingan umat manusia. Nama “atom” berasal dari bahasa Yunani yaitu “atomos” diperkenalkan oleh Democritus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mempelajari tentang teori atom sangatlah penting sebab atom merupakan penyusun materi yang ada di alam semesta. Dengan memahami atom kita dapat mempelajari bagaimana satu atom dengan yang lain berinteraksi, mengetahui sifat-sifat atom, dan sebagainya sehigga kita dapat memanfaatkan aam semesta untuk kepentingan umat manusia.</p>
<p>Nama “atom” berasal dari bahasa Yunani yaitu “atomos” diperkenalkan oleh Democritus yang artinya tidak dapat dibagi lagi atau bagain terkecil dari materi yang tidak dapat dibagi lagi. Konsep atom yang merupakan penyusun materi yang tidak dapat dibagi lagi pertama kali diperkenalkan oleh ahli filsafat Yunani dan India.</p>
<p>Konsep atom yang lebih modern muncul pada abab ke 17 dan 18 dimana saat itu ilmu kimia mulai berkembang. Para ilmuwan mulai menggunakan teknik menimbang untuk mendapatkan pengukuran yang lebih tepat dan menggunakan ilmu fisika untuk mendukung perkembangan teori atom.</p>
<p><strong><span style="color: #000080;"><br />
Teori Atom Dalton</span></strong></p>
<p>John Dalton seorang guru berkebangsaan Ingris menggunakan konsep atom untuk menjelaskan mengapa unsur selalu bereaksi dengan perbandingan angka bulat sederhana (selanjutnya lebih dikenal dengan hokum perbandingan berganda) dan mengapa gas lebih mudah larut dalam air dibandingkan yang lain. Dalton menyusun teori atomnya berdasarkan hukum kekekalan massa dan hokum perbandingan tetap. Dimana konsep atomnya adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Setiap unsur tersusun dari partikel kecil yang disebut sebagai atom.</li>
<li>Atom dari unsur yang sama adalah identik dan atom dari unsur yang tidak sama berbeda dalam beberapa hal dasar.</li>
<li>Senyawa kimia dibentuk dari kombinasi atom. Suatu senyawa selalu memiliki perbandingan jumlah atom dan jenis atom yang sama.</li>
<li>Reaksi kimia melibatkan reorganisasi atom yaitu berubah bagaimana cara mereka berikatan akan tetapi atom-atom yang terlibat tidak berubah selama reaksi kimia berjalan.</li>
</ul>
<p>Model atom Dalton ini biasanya disebut sebagai model atom bola billiard dimana warna bola billiard yang berbeda-beda merupakan symbol atom unsur yang berbeda.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-201" title="modelatomdalton" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2009/08/modelatomdalton.jpg" alt="modelatomdalton" width="300" height="225" /><br />
<span style="color: #000080;"><strong>Teori Atom Thompson</strong></span></p>
<p>Dengan adanya teori atom yang dikemukakan oleh Dalton maka banyak sekali para ilmuwan yang ingin menyelidiki tentang atom. Mereka penasaran tentang apa itu atom dan apa penyusunnya? Salah satunya adalah <a title="teori atom jj thompson" href="http://belajarkimia.com/penemuan-elektron-dan-model-atom-jj-thomson/" target="_self">J.J Thompson</a>, dia melakukan percobaan dengan menggunakan tabung katoda. Dia menemukan bahwa apabila tabung katoda di beri tegangan tinggi maka suatu “sinar” yang dia sebut sebagai “sinar katoda” akan dihasilkan.</p>
<p>Disebabkan sinar ini muncul pada elektroda negative dan sinar ini enolak kutub negative dari medan listrik yang diaplikasikan ke tabung katoda maka Thompson menyatakan bahwa sinar katoda tersebut tak lain adalah aliran partikel bermuatan negative yang dikemudian hari disebut sebagai electron. Dengan mengganti katoda menggunakan berbagai macam logam maka Thompson tetap menghasilkan jenis sinar yang sama.</p>
<p>Berdasarkan hal ini maka Thompson menyatakan bahwa setiap atom pasti memiliki electron, disebabkan atom bersifat netral maka dalam atom juga harus megandung sejumlah muatan positif. Sehingga dia meyataan bahwa:</p>
<blockquote><p><span style="color: #ff0000;">“Atom terdiri dari awan bermuatan positif yang terdistribusi sedemikian rupa dengan muatan negative tersebar secara random di dalamnya”</span></p></blockquote>
<p>Model atom ini kemudian disebut sebagai “plum pudding model” yang di Indonesai lebih dikenal sebagai model roti kismis.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-203" title="odelatomthompson" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2009/08/odelatomthompson.png" alt="odelatomthompson" width="180" height="180" /><br />
<span style="color: #000080;"><strong>Teori Atom Rutherford</strong></span></p>
<p>Penemuan electron sebagai salah satu penyusun atom oleh Thompson membuat para ilmuwan pada saat itu semakin bergairah untuk meneliti penyusun atom salah satunya adalah Ernest Rutherford.</p>
<p><a title="teori atom rutherford" href="http://belajarkimia.com/penemuan-inti-atom-dan-model-atom-rutherford/" target="_self">Rutherford</a> ingin membuktikan kebenaran teori atom yang dikemukakan oleh Thompson dengan menggunakan sinar radioaktif. Pada saat itu ilmu tentang radioaktif sudah mulai berkembang terutama pada saat ditemukannya uranium yang dapat memancarkan sinar radioaktif.</p>
<p>Eksperimen Rutherford dilakukan dengan menembakkan partikel alfa (?)-yang kemudian diketahui sebagai inti atom Helium bermuatan positif pada lempengan tipis emas. Bila teori atom Thompson benar maka hampis semua berkas sinar alfa ini akan diteruskan dengan sedikit sekali sinar yang akan dibelokkan.</p>
<p>Akan tetapi hasil yang diperoleh Rutherford sungguh diluar prediksinya. Walaupun sebagian besar sinar alfa diteruskan, terdapat sejumlah besar sinar alfa yang dibelokkan dengan sudut yang besar, bahkan terdapat sinar alfa yang dikembalikan lagi tanpa pernah menyentuh detector.</p>
<p>Dengan percobaan ini maka Rutherford menarik kesimpulan tentang teori atomnya:</p>
<ul>
<li>Sebagian besar sinar alfa yang menembus pelat tipis emas terjadi disebabkan sebagian besar atom adalah ruang kosong (ruang terbuka).</li>
<li>Sinar alfa yang dibelokkan dengan sudut besar terjadi karena mendekati inti atom.</li>
<li>Sinar alfa yang dipantulkan kembali adalah sinar alfa yang menumbuk inti atom</li>
</ul>
<p>Dengan asumsi ini maka Rutherford mengajukan bahwa atom bukan merupakan benda pejal seperti yang dikemukakan oleh Thompson akan tetapi atom memiliki inti atom yang sangat pejal (massive) dimana berat atom terletak dan electron yang mengitari inti dengan jarak yang cukup besar jika dibandingkan dengan diameter inti atom. Itulah sebabnya mengapa atom sebagian besar adalah ruang kosong. Atau kita bisa mengatakan bahwa ukuran inti atom relative sangat kecil jika dibandingkan dengan keseluruhan atom itu sendiri.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-202" title="modelatomrutherford" src="http://belajarkimia.com/wp-content/uploads/2009/08/modelatomrutherford.png" alt="modelatomrutherford" width="180" height="203" /></p>
<p>Setelah penemuan Rutherford ini maka para ilmuwan menyadari bahwa atom bukan merupakan zat tunggal akan tetapi dibangun oleh subpartikel atom. Dengan penelitian selanjutnya mereka mengetahui bahwa inti atom bermuatan positif (dimana jumlah muatannya sama dengan nomor atom). Dan penelitian selanjutnya para ilmuwan menemukan bahwa jumlah electron adalah sama dengan nomor atom, dengan demikian atom bermuatan netral (muatan positif = muatan negatifnya).</p>
<p>Sumber gambar:</p>
<ul>
<li>http://www.wikipedia.org</li>
<li>http://www.sxc.hu/</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2009/08/perkembangan-teori-atom-bagian-i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penemuan Inti Atom dan Model Atom Rutherford</title>
		<link>http://belajarkimia.com/2008/08/penemuan-inti-atom-dan-model-atom-rutherford/</link>
		<comments>http://belajarkimia.com/2008/08/penemuan-inti-atom-dan-model-atom-rutherford/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2008 03:03:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigoMorie</dc:creator>
				<category><![CDATA[ernest rutherford]]></category>
		<category><![CDATA[model atom rutherford]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan inti atom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarkimia.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Pada tahun 1909 Hans Geiger dan Ernest Marsden dengan petunjuk dari Ernest Rutherford melakukan eksperimen di Laboratorium Fisika Universitas Manchester untuk membuktikan kebenaran dari teori atom yang dikemukakan oleh Thomson. Eksperimen ini melibatkan penambakan partikel alfa (inti atom helium atau ion helium dengan muatan positip) yang diemisikan oleh unsur Radium pada lempengan logam emas tipis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada tahun 1909 Hans Geiger dan Ernest Marsden dengan petunjuk dari Ernest Rutherford melakukan eksperimen di Laboratorium Fisika Universitas Manchester untuk membuktikan kebenaran dari teori atom yang dikemukakan oleh <a title="model atom thomson" href="http://belajarkimia.com/2008/08/penemuan-elektron-dan-model-atom-jj-thomson/" target="_self">Thomson</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Eksperimen ini melibatkan penambakan partikel alfa (inti atom helium atau ion helium dengan muatan positip) yang diemisikan oleh unsur Radium pada lempengan logam emas tipis dan kemudian mendeteksi partikel alfa yang telah melewati lempengan logam emas tersebut dengan menggunakan layar yang dilapisi seng sulfida (ZnS) sebagai dtetektor.</p>
<p style="text-align: justify;">Rutherford berpendapat bahwa apabila struktur atom yang dikemukakan oleh Thomson adalah benar maka sebagian besar berkas partikel alfa akan melewati lempengan logam emas dan sebagian kecil sekali yang akan didefleksi.</p>
<p style="text-align: justify;">Akan tetapi hasil eksperimen Rutherford sangat mengejutkan, walaupun sebagian besar berkas partikel alfa melewati lempengan logam emas, terdapat banyak berkas partikel alfa yang didefleksi dengan sudut yang besar (lebih dari 900), bahkan terdapat berkas partikel alfa yang direfleksi kembali kearah sumber tanpa pernah menyentuh layer detector (perhatikan gambar).</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://www.belajarkimia.com/images/percobaan-rutherford.JPG" alt="" /></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah merunut pola-pola partikel alfa yang ditembakkan ke lempeng logam emas, maka Rutherford mengambil kesimpulan bahwa sebagian besar ruang dalam atom adalah “ruang kosong”, dan terdapat massa yang terkonsentrasi pada pusat atom yang bermuatan positif dimana ukurannya 10.000 kali lebih kecil dibanding ukuran keseluruhan bagian atom, dan elektron mengelilingi inti atom tersebut seperti planet-planet kita mengelilingi matahari.</p>
<p>Rutherford menyimpulkan struktur atom tersebut berlandaskan eksperimennya sebagai berikut:</p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Sebagian besar berkas partikel alfa yang dapat melewati lempengan logam emas menunjukan bahwa partikel alfa ini melewati ruang kosong yang ada di dalam atom sehingga dengan mudah partikel alfa ini melewati ruang kosong tersebut tanpa hambatan yang berarti.</li>
<li style="text-align: justify;">Berkas partikel alfa yang didefleksi menunjukan bahwa partikel alfa tersebut berada pada posisi yang dekat dengan inti atom yang bermuatan positif. Muatan positif dengan muatan positif akan saling tolak menolak, hal inilah yang menyebabkan partikel alfa dibelokan dengan sudut yang besar.</li>
<li style="text-align: justify;">Berkas partikel alfa yang di refleksi kembali (dipantulkan kembali) menunjukan bahwa partikel alfa tersebut bertumbukkan dengan inti atom yang bermuatan positif. Inti atom emas mempunyai massa dan muatan positif yang lebih besar disbanding dengan massa dan muatan partikel alfa, hal inilah yang membuat partikel alfa di pantulkan kembali.</li>
</ul>
<p>Berdasarkan hal tersebut diatas maka Rutherford mengajukan model atom sebagai berikut:</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/e1/Stylised_Lithium_Atom.svg/180px-Stylised_Lithium_Atom.svg.png" alt="" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarkimia.com/2008/08/penemuan-inti-atom-dan-model-atom-rutherford/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

